Senin, 22 Jun 2026 21:51 WIB

Perkuat Spiritual Kader, Bamusi PDIP Surabaya Gelar Safari Ramadan

Bamusi Kota Surabaya menggelar Safari Ramadan bersama kader. (foto: Andri for jatimnow.com)
Bamusi Kota Surabaya menggelar Safari Ramadan bersama kader. (foto: Andri for jatimnow.com)

jatimnow.com – PDI Perjuangan terus melakukan konsolidasi selama bulan Ramadan. Salah satunya dengan menggelar tadarus dan salat tarawih bareng Baitul Muslimin Seluruh Indonesia atau Bamusi Kota Surabaya.

Kegiatan Bamusi ini merupakan badan sayap PDI Perjuangan, dalam rangka untuk menyemarakkan syiar selama bulan Ramadan 1444 H.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

“Seluruh pengurus Bamusi Surabaya, di antaranya para kyai, ustaz dan dai, terlibat aktif dalam kegiatan ini. Ini merupakan agenda rutin kegiatan PDI Perjuangan Surabaya,” kata Ketua Bamusi Kota Surabaya, Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am.

Ia menjelaskan peningkatan kegiatan syiar ini ditujukan untuk menguatkan jiwa spiritual dan ketakwaan fungsionaris Bamusi dan kader-kader PDI Perjuangan di bulan suci yang penuh berkah dan ampunan.

“Semoga kita semua mendapatkan barokah yang berlimpah dari Allah SWT di bulan Ramadan ini,” kata Abdul Ghoni, yang juga anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan.

Selain meningkatkan ibadah, lanjut Abdul Ghoni, kader-kader PDI Perjuangan Surabaya juga mengkhidmati Ramadan dengan melakukan serangkaian kegiatan amal untuk warga yang tidak mampu serta anak-anak yatim piatu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono. (foto: Imam for jatimnow.com)Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Adi Sutarwijono. (foto: Imam for jatimnow.com)

“Serangkaian kegiatan Ramadan disusun dalam satu bulan penuh, sebelum tiba Hari Raya Idul Fitri,” kata dia.

Dalam tadarusan, jelasnya, para fungsionaris Bamusi bergiliran membaca kitab suci Al-Quran. Setelah azan mahgrib berkumandang, dipungkasi dengan buka puasa bersama, kemudian dilanjutkan salat tarawih berjamaah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dikatakan Abdul Ghoni, bahwa memaksimalkan ibadah dan ketaatan, serta menjalin hubungan baik dengan sesama manusia, menjadi tolok ukur penting dalam perjalanan kehidupan manusia.

“Jika di bulan suci Ramadan kita berhasil dalam melaksanakan segala kewajiban dan tanggung jawab dengan baik dan benar, maka ketakwaan kepada Allah SWT semakin kuat, keimanan semakin kokoh, dan jiwa spiritual kita pun menerangi hati, akal budi dan perilaku kita,” kata lulusan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel itu.

“Semoga kader-kader PDI Perjuangan semakin mantap melangkah, melayani warga masyarakat dan bersiap memenangkan Pemilu 2024,” kata Abdul Ghoni, yang juga alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.