Kamis, 18 Jun 2026 14:10 WIB

Awas! Penipu Gentayangan Catut Sejumlah Pejabat di Jombang

Tangkapan layar chat penipuan yang mengatasnamakan pejabat Pemkab Jombang (Foto: Humas Pemkab Jombang)
Tangkapan layar chat penipuan yang mengatasnamakan pejabat Pemkab Jombang (Foto: Humas Pemkab Jombang)

jatimnow.com - Nama sejumlah pejabat dan tokoh di Kabupaten Jombang dicatut dalam modus penipuan.

Modus penipuan itu mencatut nama Sekretaris Daerah (Sekda) Jombang Agus Purnomo, Ketua MUI Jombang KH. Cholil Dahlan, Wakil Bupati Jombang Sumrambah serta menyebut Kantor Kementerian Agama Bimas Islam Kemenag RI.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Pesan singkat yang dilancarkan pelaku itu berisi tentang tipu-tipu program penyaluran bantuan, donasi yang ditujukan untuk takmir masjid atau musala yang sudah terdaftar di Kantor Kementerian Agama Bimas Islam Kemenag RI.

Wakil Bupati Jombang, Sumrambah mengatakan, kejadian ini tidak hanya sekali terjadi. Sebelumnya juga dengan modus yang sama sempat terjadi Tahun 2020 hingga 2022 lalu.

Untuk itu, Sumrambah mengimbau masyarakat untuk tidak menanggapi permintaan pelaku, dan memastikan hal tersebut benar-benar penipuan.

"Saya baru saja mendapat pesan WhatsAap, saat ini mulai banyak lagi modus penipuan, dan ini tidak kenal bulan suci ramadan," ungkap Sumrambah, Selasa (28/3/2023).

Dia mengaku, penipuan ini bisa menyasar siapa saja. Bahkan, penipuan bisa menyasar kepada takmir masjid atau musala yang mencatut namanya untuk memberikan bantuan atau donasi.

"Bahkan, ada teman saya yang terlanjur mentransfer sejumlah uang. Untuk itu saya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada akan modus penipuan tersebut, dan saya pastikan itu adalah penipuan," jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Jombang, Nganjuk dan Kediri Lobi Pusat Terkait Rencana Flyover Mengkreng

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jombang, Moch. Agus Djauhari meminta masyarakat tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat dilingkup Pemkab Jombang.

Menurutnya, modus penipuan yang mencatut nama sejumlah pejabat ini bisa saja dilakukan dengan memanfaatkan jejaring media sosial (medsos) seperti Whatsapp, Facebook, Instagram dan lainnya.

Ia menyebut, untuk meyakinkan korbannya, pelaku juga nekad menggunakan foto pejabat pada akun WA dan medsosnya dan berbicara seolah sebagai pejabat bersangkutan.

"Dengan maraknya modus penipuan seperti ini saya meminta kepada warga masyarakat untuk berhati-hati dengan iming-iming dan janji dari oknum tersebut. Agar tidak terperdaya, dan tertipu pastikan anda mengkonfirmasi kepada pihak terkait," katanya.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

"Kami tegaskan kembali kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah mempercayai apabila ada yang menghubungi dengan mengatasnamakan pejabat atau ASN khususnya di Pemerintahan Kabupaten Jombang dengan tujuan memberikan bantuan sosial. Ada baiknya mengecek terlebih dahulu untuk memastikan apakah itu modus penipuan atau bukan," sambungnya.

Ia menegaskan, dalam menyalurkan bantuan pada masyarakat. Pemkab Jombang mengeluarkan surat secara resmi dan melibatkan secara langsung instansi-instansi di lingkungannya.

"Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menyalurkan bantuan sosial dan lainnya melalui surat resmi dan berhubungan langsung dengan instansi atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait. Selain itu, pemberian bantuan sosial juga tidak dipungut biaya apapun," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.