Minggu, 21 Jun 2026 07:24 WIB

Kakanwil Kemenkumham Jatim Ajak Masyarakat Beli Produk Hasil Karya Warga Binaan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 28 Mar 2023 14:54 WIB
Kakanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari saat melihat pameran produk hasil karya warga binaan (Foto: Humas Kemenkumham Jatim)
Kakanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari saat melihat pameran produk hasil karya warga binaan (Foto: Humas Kemenkumham Jatim)

jatimnow.com - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jatim, Imam Jauhari mengajak masyarakat untuk membeli produk hasil karya warga binaan pemasyarakatan/narapidana.

Sebagian hasil penjualannya akan dikembalikan ke narapidana dalam bentuk premi, sehingga bisa jadi modal usaha saat bebas.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan yang ke-59, melalui program One Day, One Prison's Product, masyarakat bisa membeli karya warga binaan di 39 lapas dan rutan di seluruh Jatim," ujar Imam, Selasa (28/3/2023).

Program ini, lanjut Imam, dimulai sejak 23 Maret lalu. Dan akan berakhir pada 2 Mei 2023 mendatang. Setiap lapas atau rutan akan menampilkan dan menjual minimal satu jenis produk hasil karya warga binaan.

"Minimal ada satu produk di setiap lapas dan rutan, tapi banyak juga lapas yang punya lebih dari satu produk," jelasnya.

Produk-produk yang dijual bervariasi. Mulai dari hasil kerajinan dari bahan bekas, batik, pengolahan kayu atau mebel hingga produk hasil budidaya seperti ikan nila atau bunga anggrek.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Produknya tidak kalah dengan produk yang ada di pasaran, kualitasnya kami pastikan terbaik," tegas Imam.

Untuk membeli produk hasil karya warga binaan, masyarakat bisa datang langsung ke lapas atau rutan yang ada di setiap kota. Untuk mengetahui produk apa saja yang dijual, masyarakat bisa melihat di akun media sosial tiap lapas dan rutan.

"Kegiatan ini jadi salah satu ajang pengenalan serta pemasaran dan penjualan produk hasil karya Warga Binaan kepada masyarakat," papar dia.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

Imam juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan bagi warga binaan. Serta perolehan Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berasal dari penjualan produk.

"Setiap produk yang terjual akan menghasilkan PNBP untuk negara, selain itu, ada juga sebagian untuk warga binaan yang menghasilkan produk yang akan diberikan saat mereka bebas nanti sehingga bisa dijadikan modal usaha," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.