Kamis, 18 Jun 2026 13:54 WIB

Bapak dan Anak Kompak Hajar Jukir Kafe di Surabaya hingga Babak Belur, Pemicunya Sepele

Tangkapan layar penganiayaan di lokasi kejadian (Foto: Satreskrim Polrestabes Surabaya)
Tangkapan layar penganiayaan di lokasi kejadian (Foto: Satreskrim Polrestabes Surabaya)

jatimnow.com - Bapak dan anak di Surabaya kompak menganiaya seorang juru parkir (jukir) di salah satu kafe yang ada di Jalan Dharmahusada hingga babak belur.

LD (51) dan DA ( 20 ) yang merupakan warga Kalijudan, Mulyorejo, itu menganiaya seorang jukir MR (18), warga Jl. Wonokusumo Lor, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Keduanya diamankan tim Opsnal Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya beberapa hari setelah melakukan penganiayaan terhadap jukir tersebut sekitar pukul 19.19 WIB, Kamis (9/2/2023).

"Kedua orang tersangka ini telah ditangkap di rumahnya dan resmi ditahan atas kasus penganiayaan berdasarkan laporan dari korban," ujar Kasat Reskrim AKBP Mirzal Maulana, Senin (27/3/2023).

Menurut Mirzal, peristiwa penganiayaan itu terjadi ketika korban sedang bekerja menjadi tukang parkir tiba-tiba korban dipukuli oleh 3 orang yang tidak dikenal.

Dari hasil pemeriksaan kepolisian, insiden itu terjadi awalnya korban mengeluarkan mobil dari parkiran kafe. Saat bersamaan para pelaku melintas dan kaget karena ada mobil yang keluar itu. Saat itu sempat adu mulut namun tidak sampai terjadi bentrokan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Keesokan harinya pelaku mendatangi lagi ke lokasi dengan tujuan untuk meminta klarifikasi. Namun malah berujung penganiayaan," terang Mirzal.

Para pelaku ini menganiaya korban menggunakan helm yang diarahkan kepada pelapor mengenai kepala dan leher.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Korban melindungi kepalanya dengan menggunakan tangan kiri sehingga mengakibatkan korban mengalami luka memar pada bagian jempol dan pelipis sebelah kiri lecet,” lanjut alumni Akpol tahun 2004 ini.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.