Minggu, 14 Jun 2026 09:20 WIB

Ringroad Mojoagung Kerap Jadi Ajang Balap Liar, Warga Jombang Blokade Jalan Desa

Para peserta balap liar diamankan polisi setelah gagal kabur lantaran jalan desa ditutup. (Foto-foro: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Para peserta balap liar diamankan polisi setelah gagal kabur lantaran jalan desa ditutup. (Foto-foro: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi balap liar di kawasan Ringroad Mojoagung, Kabupaten Jombang, sangat meresahkan warga sekitar.

Lantaran geram dengan aksi balap liar itu, warga setempat sengaja memblokade jalan kampung yang dijadikan jalur pelarian para pebalap liar saat dirazia polisi.

Baca Juga: Polsek Ringinrejo Bubarkan Balap Liar di Jalan Kali Mambeg

Hasilnya, puluhan pemuda akhirnya ditangkap polisi lantaran tak bisa melarikan diri melalui jalan yang diblokade warga.

Ahmad Gozi (49) warga Desa Betek, menjelaskan blokade jalan masuk ke desa memang sengaja dilakukan warga. Hal ini dikarenakan warga geram dengan suara bising knalpot para pelaku balap liar.

"Warga sejak subuh itu sudah resah dengan suara bising knalpot brong. Dan ini inisiatif warga menutup jalan akses ke desa. Nah kebetulan polisi ini tadi melakukan razia, dan anak yang balap liar ini tadi gak bisa masuk karena dihadang warga," ungkapnya, Minggu (26/3/2023).

Ia mengaku sejumlah pemuda yang melakukan aksi balap liar. Akhirnya ditangkap polisi. Dan diamankan, lantaran mereka tak bisa melarikan diri ke jalan desa.

"Ini tadi ada sekitar 10 kendaraan yang terjaring dan diamankan Polisi dari Mojoagung," ujarnya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Ia menegaskan bahwa lokasi di Ringroad Mojoagung memang kerap dijadikan ajang balap liar. Apalagi di saat Bulan Ramadan. Para pemuda yang melakukan balap liar ini berkumpul sejak santap makan sahur.

"Iya di sini sering digunakan balap liar. Apalagi kalau bulan puasa banyak balap liar. Dan knalpot brong," jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sugeng Mulyono (53) warga Desa Betek. Menurut pengakuan Sugeng, warga sangat resah dengan maraknya balap liar di Ringroad Mojoagung. Termasuk suara bising dari knalpot brong para pelaku balap liar.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Warga resah mas dengerin bunyi knalpot brong. Kalau hari Minggu pasti ditutup warga. Karena pagi ada, sore ada. Makanya orang kampung ini merasa terganggu dengan suara bising," paparnya.

Ia berharap pada aparat kepolisian agar melakukan razia balap liar. Sehingga aktivitas warga tidak terganggu.

"Ya harapannya pak polisi menertibkan balap liar yang di bayypas Ringroad biar warga gak resah," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.