Sabtu, 20 Jun 2026 23:13 WIB

Bukber di Klenteng TITD Hok Swie Bio, Potret Toleransi Antar Umat Beragama Bojonegoro

Suasana buka puasa bersama di Kelenteng TITD Hok Swie Bio Bojonegoro (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Suasana buka puasa bersama di Kelenteng TITD Hok Swie Bio Bojonegoro (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kelenteng Tempat Ibadat Tri Darma (TITD) Hok Swie Bio Bojonegoro bersama Forum Kerukunan Umat beragama (FKUB) setempat menggelar buka puasa bersama (bukber) gratis untuk masyarakat sekitar, Jumat (24/3/2023).

Suasana penuh kehangatan dalam bingkai keberagaman dan toleransi begitu terasa pada bukber kali ini. Selain bukber, acara juga diisi pemberian santunan kepada para anak yatim dan kaum duafa oleh pengurus kelenteng dan FKUB Bojonegoro.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Pengurus Klenteng TITD Hok Swie Bio Bojonegoro, Hariyanto Prayitno mengungkapkan, kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilakukan. Namun, semenjak pandemi Covid-19, kegiatan tersebut ditiadakan mengikuti anjuran dan peraturan pemerintah.

Ketua FKUB Bojonegoro Tamam Syaifuddin (pegang mic)Ketua FKUB Bojonegoro Tamam Syaifuddin (pegang mic)

"Kegiatan ini rutin kita adakan tiap hari Jumat selama bulan suci ramadan, jadi kami melaksanakan agenda tahunan, berupa berbuka puasa bersama dengan para pengunjung juga masyarakat sekitar," ujarnya.

Menurutnya, melalui kegiatan ini diharapkan kerukunan juga kedamaian terus terjalin di Bojonegoro.

"Dengan semangat kebersamaan guyub saling toleransi semoga semuanya memperoleh berkah dari Tuhan Yang Maha Esa, melalui berbuka puasa bersama-sama ini tambah memperkuat tali persaudaraan dan persatuan agar hidup kita semua dilimpahi kebahagiaan," tambahnya.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Sementara Ketua FKUB Bojonegoro, Tamam Syaifuddin mengapresiasi dengan diadakannya kegiatan buka puasa bersama yang diinisiasi umat TITD Hok Swie Bio.

Hal ini menurutnya adalah sebagai wujud bahwa kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Bojonegoro terus terjalin dengan guyub rukun dan damai.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

"Kami (FKUB Bojonegoro) bertekad bersama-sama berkomitmen untuk menciptakan membangun kerukunan kebersamaan dan menjaga toleransi terutama di Kabupaten Bojonegoro," ujar Tamam.

Tampak hadir juga Ketua Kadin Bojonegoro Gatot Rianto serta warga di sekitar kelenteng.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.