Senin, 08 Jun 2026 00:20 WIB

Buntut Blokade Jalan, Bupati Sugiri Datangi TPA Mrican

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat audiensi dengan warga Desa Mrican terkait TPA Mrican. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko saat audiensi dengan warga Desa Mrican terkait TPA Mrican. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mendatangi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican. Ia menemui perwakilan warga juga aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ponorogo.

Setelah kehadiran Sugiri, blokade jalan menuju TPA Mrican dibuka warga. Dalam kesempatan itu, bupati menandatangani perjanjian penguraian sampah dan pembangunan talud, instalasi pembangunan air limbah (IPAL).

Baca Juga: Danantara Indonesia Bentuk Perusahaan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Menurut Sugiri permasalahan sampah harus segera diselesaikan. Salah satu langkahnya dengan memberikan dana per RT Rp10 juta setiap tahun dengan Rp1 juta diantaranya untuk penanganan sampah.

“Artinya beban sampah luar biasa serius dan penting. Sampah yang ada merupakan akumulasi puluhan tahun dan belum selesai,” katanya.

Untuk itu, lanjutnya, ia menganggarkan Rp3 miliar untuk pengolahan sampah mulai pembuatan talud dan IPAL dengan menggandeng pihak ketiga.

“Target saya menggandeng pihak ketiga, April sudah mulai pembangunan IPAL dan talud. Sehingga tidak merembet ke sawah,” tegasnya.

Sugiri berkomitmen mencarikan solusi bagi petani yang merugi akibat air limbah.

Baca Juga: Melacak Keberadaan Bupati Ponorogo Usai OTT KPK

"Blokade dibuka hari ini. Jika tidak akan ada permasalahan baru. Kalau perihal TPA dipindah, dimanapun problemnya nggak teratasi,” tegasnya.

Kepala Desa Mrican, Adi Purnomo Sidiq mengakui kehadiran Bupati Sugiri bisa meredam polemik di warga Desa Mrican.

"Alhamdulillah dengan adanya Pak Bupati ini, Pemdes Mrican mengucapkan terima kasih. Semua permasalahan masyarakat yang dikeluhkan tuntas teratasi, blokade mulai jam ini dibuka kembali. Banyak terima kasih karena respon dari aspirasi Desa Mrican," tutur Sidik.

Baca Juga: Usai OTT Bupati Ponorogo, Mobil Sekda dan Dirut RSUD Tiba di Polres

Sidiq meminta bupati mengatasi permasalahan sampah yang sudah overload di TPA Mrican, diharapkan terealisasi bulan April.

"Insya Allah tidak, sudah janjikan ini terakhir kali. Bapak Bupati tidak ingkari janjinya sesuai sampaikan pada kami. Realisasi April, besok ready buka, sampah boleh masuk lagi. Blokade dibongkar," pungkasnya.

Sebelumnya warga Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo dan aktivis PMII Cabang Ponorogo merealisasikan ancaman melakukan blokade di jalan menuju TPA Mrican, Selasa (21/3/2023) pagi.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.