Rabu, 17 Jun 2026 01:37 WIB

Anjuran bagi Ibu Hamil dan Menyusui saat Menjalankan Puasa Ramadan

Ahli Gizi dan Dosen UM Surabaya Tri Kurniawati, S.Gz.,M.Kes. (Foto: dok. pribadi)
Ahli Gizi dan Dosen UM Surabaya Tri Kurniawati, S.Gz.,M.Kes. (Foto: dok. pribadi)

jatimnow.com - Ibadah puasa Ramadan bagi ibu hamil dan menyusui tidak diwajibkan, ketika itu dapat berakibat fatal pada keselamatan ibu dan anak. Namun bagi mereka yang dalam keadaan sehat dan ingin menjalankan puasa di bulan Ramadan ini, tetap diperbolehkan. Asalkan ia benar-benar sehat dan mendapat pendampingan dari dokter atapun seorang bidan.

Ahli Gizi dari Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, Tri Kurniawati mengatakan, puasa ibu hamil dan menyusui itu tidak merugikan kesehatan baginya.

Baca Juga: Mandiri Gelar Safari Ramadan

"Bagi ibu hamil yang hendak berpuasa ini harus berkonsultasi kapada dokter terlebih dulu atau bidan untuk pendampingan. Dan puasanya dari ibu hamil ini tidak merugikan," kata Tri saat dikonformasi jatimnow.com, Selasa (21/3/2023).

Dengan berkonsultasi ini setidaknya dapat tahu bahwa, diri dari janinnya tidak bermasalah dan kesehatan ibu dipastikan aman. Sehingga, baru diperbolehkan puasa.

Menurut Tri, yang menjadi penting diperhatikan saat ibu hamil berpuasa adalah asupan makanan di saat sahur dan saat berbuka puasa.

"Beragam menu asupan bagi ibu hamil ini tidak boleh sebagian besar karbohidrat. Jadi konsumsinya yaitu seputar sayur-sayuran, buah dan protein hewani," paparnya.

Konsumsi tersebut, lanjut Tri, dianjurkan untuk dikonsums ibu hamil saat sahur dan berbuka puasa. Terlebih, juga dianjurkan pada ibu hamil untuk mengkonsumsi susu.

Baca Juga: Dinkes Kota Kediri Bagikan Tips Puasa Sehat bagi Ibu Hamil dan Menyusui

"Konsumsi susu dianjurkan untuk ibu hamil, supaya kebutuhan vitamin dan bebutuhan micro nutriumnya ibu dapat terpenuhi," jelasnya

Sementara bagi ibu menyusui, secara umum itu boleh berpuasa, hanya konsumsinya saja harus diperhatikan, yakni dengan cara mengkonsumsi makanan lengkap.

"Makanan lengkap ibu menyusui ini seperti, ada kandungan protenin hewani, ada protein nabati, sayur, dan buah, serta untuk karbohidrat sendiri tidak boleh lebih dari 50 persen," rincinya.

Baca Juga: PWI Gresik Gelar Santunan Anak Yatim di Ramadan 2026 Bersama Bupati dan Baznas

Tri turut menjelaskan, kalaupun semua asupan karbohidat untuk ibu menyusui ini harus benar- benar dipastikan seimbang disaat menjalankan ibadah puasa.

"Anjuran ini tidak boleh 50 persen karbohidrat dan 50 persen adalah sumber makanan lainnya. Makan nasi putih lauk mie tidak boleh karena hal itu sama-sama karbohidrat dan jelas itu tidak diperkenankan," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.