Senin, 22 Jun 2026 01:38 WIB

Strategi Penjual Bunga Tabur Makam di Jalan Medokan Semampir, Beromzet Rp1,5 Juta Sehari!

Para penjual bunga tabur di Jalan Medokan Semampir. (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Para penjual bunga tabur di Jalan Medokan Semampir. (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com- Aktivitas penjual bunga tabur makam di ruas Jalan Medokan Semampir, Surabaya bisa dianggap unik. Startegi marketingnya berbeda dengan penjual bunga tabur lainnya yang cendering pasif.

Cara mereka berjualan bunga setaman itu berbeda. Para penjual berbaris rapi memanjang di balik pagar makam, dan ada seorang helper yang menenteng tas bunga tepat di pinggir jalan.

Baca Juga: Mandiri Gelar Safari Ramadan

Tidak berhenti di situ, pemandangan warna-warni dari payung yang berderet juga otomatis menarik perhatian para peziarah yang melintas di Jalan medokan Semampir tersebut.

Salah seorang warga Semampir, Abdul Muchid (53) mengatakan, bahwa desain dari model jualan bunga ini diinisiasi kepala RW setempat.

"Model skema seperti ini diinisiasi oleh kepala RW Kelurahan Medokan Semampir, yakni RW 2, 3, dan 8. Sejak tahun 2021, yang itu bertepatan dengan pandemi Covid-19," kata Muchid kepada jatimnow.com, Senin (20/3/2023).

Alasan dibuat, lanjut Muchid, dikarenakan saat itu banyak penjual bunga yang membuka stand di pinggir jalan, hingga menyebabkan macet.

"Dulunya para penjual bunga ini menyebar tidak beraturan di pinggir jalan hingga menyebabkan kemacetan jalan, akibat saking banyaknya para penjual bunga. Dan alhamdulillah semuanya sudah terkoordinir rapi di 3 titik lokasi makam," paparnya.

Diketahui, dari 3 titik lokasi penjualan bunga itu masing-masing berada di Makam Islam Medokan Semampir, TPU Keputih, dan ada juga di TPU Krematorium Keputih.

Baca Juga: Dinkes Kota Kediri Bagikan Tips Puasa Sehat bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Sementara itu penjual bunga, Sulaida Ika (43) mengatakan, dari jualannya menjelang bulan suci Ramadan ini sudah berhasil meraup untung banyak.

"Mendekati bulan Ramadan dan mendekati hari Raya Idul Fitri seperti inilah keuntungan penjual bunga meledak, bahkan untung bersih per hari saja dapat 1 juta sampai 1,5 juta rupiah per hari," jelas Ika kepada jatimnow.com.

Sedangkan, omzet tahun 2023 ini bila itu dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya 2022, jauh lebih besar.

Baca Juga: PWI Gresik Gelar Santunan Anak Yatim di Ramadan 2026 Bersama Bupati dan Baznas

"Biasanya waktu menjelang hari raya itu paling ramai. Modal Rp5 juta bisa menjadi Rp8 juta, jadi untungnya sekitar Rp3 juta, sedangkan di hari ini menjelang puasa, per harinya saja bisa mendapat 1,5 juta," paparnya.

Meski untung, bagi Ika, keluh dan kesah penjual bunga juga ada. Yaitu ketika ada pembeli yang lebih mengandalkan langganannya, dan merasa mengeluh lagi di saat berjualan tidak ada teman

"Bejualan sejak tahun 2009 tidak musiman dan keluh kesah pasti ada, terutama di saat pembeli mengandalkan langganan dan ditambah kesahnya itu saat berjualan tidak ada temannya di hari hari biasanya," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.