Selasa, 23 Jun 2026 08:46 WIB

Bayi Prematur Ditemukan di Tepi Jalan Tulungagung, Nyawanya Tidak Tertolong

Bayi saat dibawa ke rumah sakit (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Bayi saat dibawa ke rumah sakit (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Desa Pojok, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung digegerkan dengan temuan bayi di tepi jalan.

Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam sebuah kardus. Diduga bayi lahir secara prematur karena hanya memiliki berat 1,7 kilogram.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

Saat ditemukan, bayi itu dalam kondisi masih hidup. Namun saat akan mendapat penanganan medis, sang bayi dinyatakan meninggal dunia.

Bayi itu ditemukan oleh Riyanto (43), warga Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Saat itu dia yang sedang mengendarai mobil melintas di lokasi dan melihat sebuah kardus.

Karena penasaran, dia turun dari mobil dan mendekati kardus itu. Saat dilihat, ternyata isinya bayi berjenis kelamin laki-laki.

"Waktu itu saya membuka kardus, dan ternyata isinya bayi tanpa busana dan hanya diselimuti oleh selembar kain," ujar Riyanto, Senin (20/3/2023).

Riyanto mengaku sempat mengusap ingus di hidung bayi. Setelah itu dia menelepon istrinya dan segera membawa bayi ke Puskesmas Ngantru.

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

"Saya menemukan bayi itu sekitar 10.45 WIB. Ketika itu karena saya bingung dan harus segera menolong bayi ini, akhirnya saya bawa ke puskesmas," tuturnya.

Sementara Kapolsek Ngantru, AKP Sumaji menjelaskan, ketika bayi berada di Puskemas Ngantru sempat mendapatkan pertolongan. Namun karena kondisinya yang tidak stabil membuat bayi tersebut meninggal setelah menjalani perawatan selama 15 menit.

"Dari hasil pemeriksaan, bayi laki-laki itu masih prematur. Usia kehamilan diperkirakan baru 6 atau 7 bulan. Untuk beratnya hanya 1,7 kilogram," ungkapnya.

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

Pada saat ditemukan, bayi itu masih lengkap dengan ari-ari yang menempel. Bahkan kondisi bayi sudah dalam keadaan bersih. Diperkirakan bayi baru dilahirkan sekitar jam 08.00 hingga 09.00 WIB.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Mereka akan memeriksa rekaman kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi.

"Saat ini bayi kami bawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk dilakukan autopsi. Dan saat ini kami juga sedang melakukan upaya penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pembuangan bayi ini," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.