Senin, 15 Jun 2026 10:32 WIB

Oknum Pesilat Anarkis, Kapolda Jatim: Harus Dipertanggungjawabkan

Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto saat kegiatan Jumat Curhat di Pendopo Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. (Foto: Adi for jatimnow.com)
Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto saat kegiatan Jumat Curhat di Pendopo Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. (Foto: Adi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto bakal menindak tegas kepada oknum pesilat yang bertindak anarkis.

Hal itu disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto saat kegiatan Jumat Curhat yang digelar di pendopo Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Arus Balik di Jatim Naik 18 Persen, Kapolda Tegaskan Personel Tetap Siaga

"Kalau sudah pidana, luka berat, meninggal dunia, dan cacat kita akan pidana. Sudah tidak melihat umur lagi di sana ya karena sudah cacat, luka berat, kematian jadi itu masalah hukum yang harus dipertanggungjawabkan betul," kata Irjen Pol Toni Harmanto, Jumat (13/2023).

Ia menambahkan, Polri akan merespons sebagai bentuk kepedulian karena aksi yang dilakukan perguruan pencak silat tersebut menganggu ketertiban masyarakat dan memberikan kecemasan bagi orang tua.

"Termasuk perguruan pencak silat itu sendiri, harus kita respons. Pengurus perguruan pencak silat juga harus melihat itu persoalan sendiri (pertikaian antar perguruan pesilat). Kedepan kita bertindak lebih cepat terkait aksi-aksi seperti itu agar tidak terjadi lagi aksi-aksi serupa," tegasnya.

Ia mengajak semua lapisan masyarakat bersama stakeholder terkait bisa mengantisipasi gesekan di tengah pesilat. Lantaran, aksi oknum-oknum pesilat yang mengarah ke kriminalisasi telah mengganggu ketertiban masyarakat dan kecemasan orang tua.

Baca Juga: Kapolda Jatim Minta Pemudik Manfaatkan Buffer Zone Saat Antre Menyeberang

"Di sini (Mojokerto) sudah dua terungkap kasus (oknum pesilat). Saya berharap betul mitra, media dan stakeholder terkait dengan ini harus peduli. Kemarin, bersama Bapak Pangdam V Brawijaya, kami berdialog dengan pimpinan perguruan pencak silat se-Jawa Timur di Mapolda Jatim," paparnya.

Menurut Irjen Pol Toni Harmanto, agenda Jumat Curhat tersebut menjadi wadah untuk masyarakat menyampaikan permasalahannya terkait pelayanan masyarakat kepada stocholder terkait. Baik dari kepolisian, TNI, bupati hingga Forkompinda. Permasalahannya terkait pelayanan masyarakat tersebut akan segera direspon.

"Terkait pelayanan kepolisian, tadi ada yang menyampaikan soal traffic light. Ada kekhawatiran karena masyarakat yang akan ke masjid, membahayakan bagi mereka karena lalu-lintas cukup ramai. Anak-anak masih di bawah umur yang belum pantas membawa sepeda motor dan yang lain berkait dengan tugas kita," urainya.

Baca Juga: Kapolda Jatim Cek Pos Pam di Surabaya, Pastikan Layanan Mudik Berjalan Optimal

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan uneg-uneg ke Kapolda Jatim. Seperti, pengaduan masyarakat (Dumas) yang sudah diterima oleh Polres Mojokerto sejak tanggal 2 Oktober 2020 terkait Tanah Kas Desa (TKD) Bangun, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto yang telah berubah menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM) pribadi.

Dalam kegiatan Jumat Curhat tersebut, pelayanan gratis dihadirkan langsung dari Rumah Sakit Bhayangkara TK.III Hasta Brata Batu, antara lain, pengobatan gratis, Refleksiologi, pemeriksaan gigi, pelayanan vaksin, layanan kebidanan dan kandungan, penyuluhan dan layanan stunting, layanan laboratorium dan layanan hipnoterapi.

Tidak hanya itu, Polda Jatim juga menyediakan pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM), dapur umum serta hiburan live musik, vocal maupun musisinya dari anggota Polri. Turut hadir Waka Polda Jatim, Irjen Pol Drs Slamet Hadi Supraptoyo dan PJU Polda Jatim, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dan Forpimca Puri.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.