Senin, 15 Jun 2026 15:24 WIB

Rumah Makan Sagu di Jombang Terbakar

Petugas damkar saat berupaya memadamkan api yang ada di atap Rumah Makan Sagu. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Petugas damkar saat berupaya memadamkan api yang ada di atap Rumah Makan Sagu. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bagian atap Rumah Makan Sagu di Jalan Brigjen Kretarto No.120, Desa Candi Mulyo, Kecamatan/Kabupaten Jombang, terbakar. Diduga api berasal dari korsleting listrik.

Supargianto juru masak rumah makan itu mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 9.07 WIB. Awalnya ia sedang memasak untuk persiapan pagi. Namun ia melihat percikan api dari bagian atap rumah makan.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

"Tadi waktu persiapan pagi menyiapkan untuk dimasak, tiba-tiba yang atas itu ada percikan api. Setelah nunggu lama, sampai terbakar," ungkapnya.

Usai mengetahui hal itu, ia kemudian berlari ke kantor Satlantas Polres Jombang yang letaknya tak jauh dari lokasi kebakaran. Untuk meminta bantuan.

"Nunggu lama, sampai terbakar yang sebelahnya, terus saya lari ke Satlantas minta tolong untuk menghubungi pemadam kebakaran. Terus pemadam datang langsung disemprot," katanya.

Ia mengaku pada saat kebakaran terjadi, hanya ada karyawan rumah makan. Sedangkan para pelanggan belum ada.
"Pelanggan belum ada yang datang. Jadi gak terlalu khawatir," ujarnya.

Ia menjelaskan akibat korsleting arus listrik itu, bagian atas atap rumah makan terbakar.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

"Yang terbakar bagian atas saja. Atap atas yang dekat dengan kabel listrik besar. Api berasal dari gesekan kabel besar dengan atap. Ya korslet," jelasnya.

Sementara itu, Andre Prasetyo petugas Damkar BPBD Kabupaten Jombang mengatakan kebakaran atap rumah makan disebabkan korsleting arus listrik.

"Dari korsleting listrik dari kabel yang diatas (bagian atap rumah makan) kena fiber (atap)," paparnya.

Baca Juga: Rumah Warga di Jember Terbakar Jelang Pesta Pernikahan

Untuk memadamkan api, ia mengaku Damkar mengerahkan 3 unit kendaraan Damkar BPBD Kabupaten Jombang. Saat ini api memang bisa dipadamkan. Namun percikan api masih terlihat lantaran masih ada aliran listrik.

"Kita nunggu PLN untuk memadamkan karena masih ada percikan api. Setelah nanti dimatikan aliran listrik, kita lakukan pembasahan lagi," bebernya.

Ia mengaku atas adanya peristiwa tersebut, bagian atap rumah makan hangus terbakar. "Yang terbakar bagian atap saja. Sekitar 20 persen," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.