Minggu, 21 Jun 2026 13:04 WIB

Ungkap Kasus Wahyu Kenzo, Ketua BPKN: Bisa Jadi Ada Money Laundry Pejabat

Ketua BPKN RI Rizal Halim. (foto: Rama Indra Surya/jatimnow.com)
Ketua BPKN RI Rizal Halim. (foto: Rama Indra Surya/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua BPKN Republik Indonesia, Rizal E Halim menyebut Wahyu Kenzo, crazy rich asal Surabaya murni kasus penipuan. Itu sebabnya ia meminta pemerintah perlu dilakukan penyingkapan sumber aliran pendanaannya.

Diketahui sebelumnya, Wahyu Kenzo terbukti melakukan penipuan robot trading, Auto Trade Gold (ATG) dengan menilap uang pelanggan mencapai Rp9 trilliun, dari 25.000 member.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Menurut Rizal, Kenzo yang dibilang crazy rich telah menipu banyak korban. Hal ini tidak lepas dari banyaknya pihak yang telah urun membangun pamornya.

"Meraka tidak mengetahui latar belakang Wahyu Kenzo, yang hanya bermodal flexing (pamer kekayaan), kemudian dicap sukses, hingga banyak yang mengikutinya," kata Rizal Halim kepada jatimnow.com, di Disperindag Jatim, Surabaya, Selasa (14/3/2203).

Tidak ada yang salah, lanjut Rizal, fenomena ini disokong oleh banyak pihak. Mulai pejabat hingga merambat ke pihak media-media sosial.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Tidak ada yang salah, yang salah mereka para pemangku kepentingan pemerintah (pusat maupun daerah), kampus-kampus, tokoh-tokoh agama, tokoh sosial, dan media-media. Itulah memberi kontribusi Kenzo hingga naik daun," jelasnya.

Mengurai hal itu, Kenzo dinilai melakukan konsep ponzi, yakni dengan mencari member sebanyak-banyaknya, dan hanya memutar uang. Member hanya dapat melakukan draw (penarikan) maksimal 10 persen.

"Kenzo sudah jelas menipu dan dalam kasus ini yang bisa mengungkap kepolisian atau KPK. Ia (Kenzo) melakukan ponzi dan pihaknya menjiplak fenomena gaya hidup dari crazy rich yang asli," tuturnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Rizal yang juga stakeholder di bidang pelindungan konsumen menegaskan, besar kemungkinan dan sekaligus harus segera diselidiki aliran dana yang mengalir ke pelaku.

"Segera dipastikan, adakah yang melakukan money laundry (cuci uang) di situ, baik dari pejabat atau pengusaha? Apa bisnisnya, pendapatannya berapa, tidak mungkin kaya raya secara tiba-tiba, ketika tidak ada orang yang menyuntikkan dana," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.