Rabu, 17 Jun 2026 01:24 WIB

Rombongan Wali Kota Kamboja Belajar Tata Kota di Surabaya

Wali Kota Risma bersama Wali Kota dan Wawali Kota dari Kamboja
Wali Kota Risma bersama Wali Kota dan Wawali Kota dari Kamboja

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dikunjungi oleh 19 orang dari Kamboja, diantaranya 4 wali kota dan 2 wakil wali kota yang tergabung dalam Global Green Growth Institute (GGGI) di Ruang Sidang Wali Kota, Selasa (14/8/2018).

Dalam kunjungannya kali ini, mereka belajar tentang pengelolaan lingkungan, tata kota, dan pengaturan lalu lintas di Surabaya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

7 Kota yang ikut serta dalam kunjungan kali ini berasal dari Kota Battambang, Kota Reap, Kota Bavet, Kota Kampong Cham, Kota Kep, Kota Sihanoukville, dan Kota Soung.

Deputy Secretary General Nations Council Of National Development Kamboja, HE. E. Vuthy mengatakan, Surabaya prinsipnya merupakan kota yang ramah lingkungan. Jadi ia ingin menjadikan kota yang ada di Kamboja sama seperti Surabaya.

"Kami melihat, Kota Surabaya sudah menerapkan pembangunan yang berkelanjutan. Jadi masyarakatnya sudah bisa hidup dengan mutu air yang baik, udara yang baik dan lingkungan yang baik. Makanya kami juga ingin menerapkan hal itu di Kamboja nantinya," ungkapnya.

Vuthy menerangkan, bahwa ada berbagai hal atau kebijakan-kebijakan yang dilakukan di Surabaya sudah diterapkan di Kamboja.

Diantaranya ada pertanian urban, penanaman oleh masyarakat, jalur hijau, bahkan untuk menurunkan suhu atau meningkatkan mutu udara, tapi juga untuk mencegah kebanjiran yang terjadi sebelumnya yang sudah disampaikan oleh Risma.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Sudah banyak kebijakan di Surabaya yang diterapkan, seperti pengumpulan sampah, ada rumah kompos dimana sampah sudah dimanfaatkan membangkitkan tenaga atau energi. Kami ingin melakukan hal yang sama di Kamboja dan sebetulnya sudah diterapkan tapi perlu ditingkatkan lagi," terangnya.

Bahkan Vuthy sempat kagum dengan mekanisme yang dilakukan Suroboyo Bus tentang penukaran botol bekas untuk bisa menaikinya. Ia mengatakan baru pertama kali mendengar hal itu.

"Ada bus yang dinaikinya bisa ditukar dengan sampah plastik, kami baru mendengar itu semua, kami sangat kagum dengan ide tersebut," katanya.

Sementara itu Wali Kota Risma mengatakan, Surabaya saat ini menjadi destinasi studi banding terkait pengelolaan lingkungan hidup. Hal ini lantaran Surabaya berhasil membalikkan paradigma, negara yang peduli dengan lingkungan hidup yang tidak bisa berkembang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kan orang selalu membandingkan dengan sebelumnya bahwa kota dengan kota ramah lingkungan, kota itu tidak bisa berkembang. Kemudian setelah terjadi Surabaya ini pandangan mereka berbalik jadi itu yang terjadi sekarang ini. Jadi banyak kota-kota lain yang ingin belajar dari Kota Surabaya," ujar Risma.

Reporter: Arry Saputra

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.