Selasa, 16 Jun 2026 06:14 WIB

Tak Terpengaruh Sistem Pileg, PDI Perjuangan Jatim Perluas Basis Suara

Whisnu Sakti Buana. (foto: PDI Perjuangan Jatim for jatimnow.com)
Whisnu Sakti Buana. (foto: PDI Perjuangan Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - PDI Perjuangan Jawa Timur mengaku tidak terpengaruh terhadap isu pelaksanaan sistem pemilu legislatif sistem terbuka dan tertutup. Bahkan, perluasan basis suara partai besutan Megawati Soekarnoputri ini sudah berjalan.

Penguatan mesin partai dalam mempersiapkan tahun politik di 2024 mendatang sudah dilakukan partai. Pengendalian dan pengerahan penuh sedang berjalan. Itu dibenarkan oleh Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur, Whisnu Sakti Buana.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Pengendalian dan pengerahan ini dalam rangka penguatan ideologi politik organisasi. PDI Perjuangan sebagai partai yang konsisten dan aware dalam problem kebangsaan," katanya, dalam siaran resminya, Sabtu (11/3/2023).

Realisasinya, disampaikan oleh politisi yang akrab disapa WS ini secara keseluruhan proses pemetaan terhadap tokoh daerah, penguatan ideologi kepartaian para kader hingga kepada kelompok milenial sudah berjalan dari tataran kota hingga pedesaan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Mantan Wakil Wali Kota Surabaya ini menjelaskan bahwa proses tersebut senantiasa ditelateni dengan semangat pendekatan turun ke bawah.

"Bagaimana kami membantu problem solving atas persoalan sosial yang terjadi. Tentunya Gotong-Royong menjadi simpul gerakan yang dilakukan sampai tataran perkampungan sampai tingkatan dusun sekalipun," ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sehingga, pada kesiapan akhir tahun ini PDIP Jawa Timur sudah pada tahap pemenangan dengan kerja bersama seluruh unsur partai.

"Keyakinan kami untuk berkembang maju dan bergerak menang selalu ada di jiwa kami bagi partai PDI Perjuangan," tegas WS.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.