Selasa, 23 Jun 2026 02:53 WIB

2 Rumah Warga Lamongan Rusak Tertimpa Longsoran Meterial Bekas Galian C

Kondisi terkini rumah warga Lamongan yang rusak parah tertimpa longsoran material bekas galian C. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kondisi terkini rumah warga Lamongan yang rusak parah tertimpa longsoran material bekas galian C. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua rumah warga di Desa/Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan rusak berat akibat tertimpa reruntuhan material bekas galian C. Dalam peristiwa itu dilaporkan tidak ada korban jiwa.

Dari info yang dihimpun, peristiwa terjadi pada Jumat (10/3/2023) sekitar pukul 18.50 WIB. Terlihat bongkahan besar material menimpa dua rumah tersebut.

Baca Juga: Diduga Karena Lalai, Tabrakan Beruntun Libatkan 3 Kendaraan Terjadi di Lamongan

"Benar, menimpah dua rumah warga Paciran. Kami mendapat info pagi tadi dan langsung melakukan assessment di lapangan." kata Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Lamongan, M. Muslimin, Sabtu (11/3/2023).

Diterangkan Muslimin, kondisi terkini bongkahan batu mulai disingkirkan. Ia menambahkan bahwa kerugian ditaksir cukup besar kendati selain rumah, barang dan perabotan, termasuk sepeda motor milik para korban hancur tertimpa bekas galian C.

"Dua rumah yang rusak parah itu masing-masing milik Agus Syaifuddin (49) dan rumah milik Nurul Hilal (41). Saat ini para korban mengalami trauma," paparnya.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kapolsek Paciran, Iptu Purnomo menjelaskan jika lokasi tambang galian C itu sudah tak terpakai. Kemudian, tebing dengan ketinggian sekitar 40 meter longsor. Sementara longsoran itu tepat menimpa dua rumah warga.

"Penghuni rumah selamat kendati sebelum menimpah rumah, longsoran terdengar dan membuat dinding rumah jebol, hingga akhirnya seisi rumah keluar dan menyelamatkan diri," ungkap Kapolsek Paciran, Iptu Purnomo.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Galian C tersebut, lanjut Purnomo, memang lama ditinggalkan dan tidak ada aktivitas penambangan sama sekali.

"Sebenarnya sudah tak ada aktivitas penggalian di tebing yang longsor tersebut. Pemilik tanah di bekas galian C yang longsor itupun sudah lama meninggal dunia," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.