Kamis, 18 Jun 2026 06:37 WIB

4 Kecamatan di Trenggalek Terdampak Tanah Gerak, Relokasi Dilakukan Tahun ini

Rumah warga di Trenggalek yang terdampak bencana tanah gerak (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Rumah warga di Trenggalek yang terdampak bencana tanah gerak (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Empat kecamatan di Kabupaten Trenggalek terdampak bencana tanah gerak. Relokasi rencananya akan dilakukan dalam tahun ini.

Intensitas hujan tinggi yang terjadi beberapa wakti lalu disebut menjadi salah satu pemicu bencana itu.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Sekretaris BPBD Trenggalek, Tri Puspita Sari mengatakan, berdasarkan data terdapat empat kecamatan yang terdampak, yaitu Kecamatan Dongko 11 titik, Pule 12 titik, Tugu 2 titik dan Panggul 2 titik. Tingkat kerusakan yang ditimbulkan beragam, mulai ringan hingga berat.

"Hujan dengan intensitas tinggi berpotensi menyebabkan pergerakan tanah. Oleh karena itu, kami menghimbau masyarakat untuk waspada ketika hujan turun," terang Puspita, Rabu (8/3/2023).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Menurut Puspita, saat ini BPBD Trenggalek juga menyiagakan tim TRC serta relawan untuk melakukan monitoring di daerah atensi tanah gerak. Sehingga bisa mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

"Lebih baik masyarakat segera mencari tempat yang aman jika terjadi hujan. Karena ditakutkan akan muncul gerakan tanah kembali," pintanya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Sementara Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin (Mas Ipin) mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mencarikan lahan baru untuk tempat relokasi bagi warga terdampak. Rencananya, relokasi dilakuka secara bertahap.

"Kami akan pilah dahulu, mana saja rumah yang terdampak rusak berat, sedang dan ringan akibat tanah gerak," turur Mas Ipin.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.