Rabu, 17 Jun 2026 13:30 WIB

Harga Cabai Rawit Merah di Surabaya Makin Pedas, Pemkot Gandeng Pasar Induk

Kepala Bidang Distribusi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya, Devie Afrianto (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Kepala Bidang Distribusi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya, Devie Afrianto (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkot Surabaya membeberkan sederet cara untuk mengatasi naiknya harga cabai rawit merah jelang ramadan.

Kepala Bidang Distribusi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya, Devie Afrianto mengatakan, penyebab melonjaknya harga cabai ini dikarenakan faktor cuaca dan banyaknya jumlah permintaan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kebutuhan mulai meningkat, kemudian suplai ada sedikit terkendala akibat fluktuasi cuaca. Sehingga dari situ berimbas pada masa panen," ungkao Afrianto kepada jatimnow.com usai konferensi pers harga pangan jelang ramadan di Balai Kota Surabaya, Selasa (7/3/2023).

Menurutnya, naiknya harga hortikultura seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih ini dipengaruhi faktor cuaca dan minimnya ketersediaan stok.

Sehingga, lanjutnya, untuk menekan lonjakan harga saat ramadan, pihaknya akan berkerjasama dengan beberapa pasar induk di Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Untuk komoditas holtikultura kita bekerjasama dengan pasar induk-pasar induk di Surabaya. Karena teman-teman pasar induk ini punya akses langsung ke petani," jelas dia.

Sehingga harapannya, ketika menggandeng pasar induk, stok bisa diatasi dan harga bisa kembali normal, karena barangnya langsung dari petani.

"Kita usahakan harga di bulan ramadan nanti kembali stabil," imbuhnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pemkot Surabaya juga berkomitmen selama ramadan berlangsung, akan terus melakukan operasi pasar (OP).

"Giat OP ini sudah kita mulai sejak awal Maret 2023 kemarin, serta ini akan kita lakukan saat bulan ramadhan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.