Rabu, 24 Jun 2026 02:31 WIB

Musrenbang RKPD, Ning Ita Canangkan 0 Persen Stunting dan Kemiskinan Ekstrim

  • Penulis : Advertorial
  • | Selasa, 07 Mar 2023 18:01 WIB
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat memaparkan RKPD 2024. (foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat memaparkan RKPD 2024. (foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menargetkan tingkat kemiskinan ekstrem dan angka stunting mencapai nol persen tahun 2024.

Hal itu dikatakannya saat membuka Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Mojokerto Tahun 2024 di Raden Wijaya Hotel and Convention Center Kota Mojokerto, Selasa (7/3/2023) pagi.

Baca Juga: Lita Machfud Arifin Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur 2026

"Sesuai arahan Menteri PAN-RB, kita harus bertransformasi menuju Reformasi Birokrasi (RB) berdampak yang berorientasi terhadap hasil, di mana semuanya masuk dalam prioritas," terangnya.

Petinggi pemkot ini mencontohkan, prioritas pertama Kota Mojokerto yakni bagaimana kota kecil dengan tiga kecamatan menuju zero stunting dan zero kemiskinan ekstrim, sesuai goal yang harus dicapai dalam mereformasi birokrasi berdampak sesuai arahan Menpa-RB.

"Kota Mojokerto berani pasang target, meskipun secara teori itu tidak mungkin. Sebab stunting dan kemiskinan ekstrem itu tidak bisa nol, pasti ada angkanya entah berapapun itu. Namun kita berani pasang target karena kita punya upaya-upaya yang tepat sasaran, dan bisa kita buktikan dalam empat tahun ini," cetusnya.

Ning Ita, sapaannya, membuktikan berdasarkan data dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, angka stunting di Kota Mojokerto 4,08 dan masih di Jawa Timur. Hingga akhirnya kota berslogan 'Spirit of Majapahit' ini berhasil menyabet penghargaan Kota Terinovatif se-Indonesia.

"Penghargaan bergengsi itu berhasil kita raih, salah satunya karena inovasi program Segenggam Sampah Gawe Stunting (Gempa Genting) yang terbukti efektif dalam menangani stunting," ungkapnya.

Masih kata Ning Ita, capaian penghargaan IGA Award 2022 membuktikan bahwa kekuatan inovasi, sinergi dan gotong royong mampu membalikkan peringkat Kota Mojokerto yang semula berada di peringkat 282, kini menjadi nomor satu se Indonesia.

"Kita bisa menyalip Kota Surabaya, berkat sinergitas bersama. Karena tidak hanya unsur pemerintah saja yang bergerak, tapi juga masyarakat, stakeholder serta peran serta media," tukasnya.

Terkait kemiskinan ekstrem, Ning Ita juga optimistis tahun depan Kota Mojokerto bisa nol persen. Sebab berdasar rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Mojokerto, angka kemiskinan ekstrim tersisa 1,1 persen atau sejumlah 1450 jiwa dan ekuivalen dengan 380 Kepala Keluarga saja.

Baca Juga: Survei BI Mei 2026: Indeks Keyakinan Konsumen Jatim Lampaui Nasional

"Kita akan terus berupaya menekan angkanya dengan program inkubasi wirausaha 4P. Sudah ada puluhan ribu warga yang eksis sebagai pelaku usaha dan pelaku UMKM mandiri. Hal tersebut mampu mengurangi tingkat ketergantungan ekonomi warga terhadap bantuan sosial yang sifatnya konsumtif," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya dalam laporannya mengatakan maksud dilaksanakannya Musrenbang RKPD Kota Mojokerto untuk mensinkronisasikan rencana program dan kegiatan pembangunan dari masyarakat dengan prioritas pembangunan dan kebijakan pemerintah.

"Tujuannya untuk menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan Kota Mojokerto dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan Provinsi Jawa Timur dan Nasional. Serta mengklarifikasi usulan yang telah disampaikan masyarakat kepada Pemkot Mojokerto pada Musrenbang RKPD Kelurahan dan Kecamatan dan menyepakati tema prioritas pembangunan," jelasnya.

Terpisah, Kepala Bappedalitbang Kota Mojokerto, Agung MS mengatakan bahwa Musrenbang RKPD merupakan tindak lanjut untuk membuat strategi dan program-program strategis dalam rangka mewujudkan RPD Kota Mojokerto tahun 2024-2026.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Ini agar mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi dan menjawab permasalahan mendesak di tahun 2024 sesuai dengan kebutuhan bukan berdasarkan keinginan," jelasnya.

Agung menambahkan, kegiatan pemberdayaan harus mampu membangkitkan partispasi masyarakat, menanggulangi kemiskinan, membuka lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Bidang urusan strategis seperti pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur perkotaan juga perlu mendapat prioritas dengan tetap mengedepankan pemerataan dan pertumbuhan yang berkualitas melalui pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif dalam rangka meningkatkan daya saing masyarakat Kota Mojokerto," pungkasnya.

Sekadar informasi, acara Musrenbang RKPD Kota Mojokerto tahun 2024 diikuti oleh 120 orang. Terdiri atas Forkopimda, DPRD Kota Mojokerto, Perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Timur, Bakorwil Bojonegoro, Bappeda Kabupaten Mojokerto, Bappeda Kabupaten Sidoarjo, Bappeda Kabupaten Jombang, perangkat daerah di lingkungan Pemkot Mojokerto, Camat, Lurah, perwakilan unsur perusahaan, akademisi, pelaku usaha, ormas, organisasi wanita dan tokoh masyarakat di Kota Mojokerto. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.