Selasa, 16 Jun 2026 00:12 WIB

Polisi Bangkalan Beri Santunan Wanita ODGJ dengan 3 Anak

Kapolsek Galis Iptu Bagus Setioko memberikan bantuan kepada keluarga tak mampu di Kabupaten Bangkalan. (foto:  Polsek Galis for jatimnow.com)
Kapolsek Galis Iptu Bagus Setioko memberikan bantuan kepada keluarga tak mampu di Kabupaten Bangkalan. (foto: Polsek Galis for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kisah pilu dialami keluarga Mesda (38) warga Desa Longkek, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan. Perempuan itu memiliki lima anak dan hidup dengan serba keterbatasan.

Mesda mengalami gangguan jiwa atau ODGJ dan hidup di rumah yang tidak layak huni. Selama ini ia menggantungkan hidup dari anak sulungnya, Moh Syarifin alias Ipin. Sementara anak bungsunya meninggal beberapa hari lalu saat usianya masih sembilan bulan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Ipin rela putus sekolah saat duduk di kelas 2 SMP, demi bisa merawat ibu dan empat adiknya," Kapolsek Galis, Iptu Bagus Setioko.

Ditambahkan Bagus, Ipin hidup dari belas kasihan tetangganya lantaran ia belum bisa bekerja. Ditambah lagi, orang tua Ipin atau suami Mesda berada di penjara akibat terlibat aksi pencurian motor.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ayah Ipin divonis 1,8 tahun dan akan keluar pda bulan Agustus tahun ini," tambahnya.

Bagus mengaku pihaknya turut prihatin dengan kondisi Ipin dan keluarganya. Sehingga ia memberikan bantuan untuk sedikit meringankan beban Ipin dan Mesda.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Keluarga tersebut sangat membutuhkan bantuan, kami berikan bantuan untuk kebutuhan sehari-hari Ipin dan keluarganya," ungkap Bagus.

Ia mengatakan, dalam waktu dekat muspika setempat akan merujuk Mesda ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya untuk mendapatkan pengobatan. Namun, pihaknya masih menunggu keputusan hasil rembukan keluarga tersebut.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.