Rabu, 17 Jun 2026 14:24 WIB

Belasan Rumah Warga Trenggalek Rerdampak Bencana Tanah Gerak

Warga menunjukkan rumah yang terdampak tanah gerak di Trenggalek. (foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Warga menunjukkan rumah yang terdampak tanah gerak di Trenggalek. (foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Intensitas hujan yang cukup tinggi menyebabkan belasan rumah di Dusun Sobo, Desa Ngerdani, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek terkena bencana tanah gerak.

Terlihat retakan di beberapa sisi rumah warga yang terdampak bencana tanah gerak. Bahkan sejumlah warga memilih mengungsi jika terjadi hujan, karena takut jika sewaktu-waktu rumahnya roboh.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kepala Dusun Sobo, Komarudin mengatakan, retakan ini sudah muncul di rumah warga sejak bulan November tahun lalu. Nah, pada bulan Februari retakan itu semakin parah.

Diduga retakan ini dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi, sehingga menyebabkan tanah menjadi labil.

"Saat ini ada 11 rumah yang mengalami rusak akibat tanah gerak. Sedangkan tiga rumah di antaranya mengalami rusak berat," ujarnya, Jumat (03/03/2023).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Komarudin menambahkan sebanyak 14 KK terdampak dalam bencana tanah gerak ini. Sementara tiga rumah yang mengalami rusak berat, dan memaksa penghuninya mengungsi.

Terlebih saat hujan turun dengan intensitas tinggi, pemilik rumah harus mengungsi karena khawatir rumah miliknya roboh.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Warga yang tinggal di tiga rumah rusak berat terpaksa mengungsi. Bahkan warga yang terdampak lainya memilih tinggal di rumah saudaranya, ketika hujan turun. Karena retakan itu selalu terjadi ketika turun hujan," jelasnya.

 

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.