Selasa, 16 Jun 2026 22:25 WIB

Jambore Wisata, Cara Disparta Kota Batu Promosikan Potensi Desa

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai melihat produk unggulan di masing-masing desa dalam kegiatan Jambore Wisata. (foto-foto: Diskominfo Kota Batu for jatimnow.com)
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai melihat produk unggulan di masing-masing desa dalam kegiatan Jambore Wisata. (foto-foto: Diskominfo Kota Batu for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Pariwisata Kota Batu menggelar Jambore Wisata dan Asosiasi Kepariwisataan di jalur lingkar barat (Jalibar) di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Jumat (3/3/2023). Ini merupakan langkah Pemkot Batu mempromosikan potensi wisata di 24 desa/kelurahan yang ada di Kota Batu.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai sangat mengapresiasi jambore ini. Sebab kegiatan ini bisa menjadi cara mengenalkan potensi yang dimiliki satu wilayah dengan wilayah lainnya.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

"Apalagi setiap desa/kelurahan di Kota Batu memiliki keunikan dan karakteristik beragam. Potensi ini menjadi jurus andalan atau keunggulan untuk memikat daya tarik wisatawan. PR ke depan yaitu pembenahan infrastruktur menuju desa wisata demi memberikan kenyamanan para wisatawan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Siddiq menjelaskan meski baru pertama kali event ini bisa menghadirkan potensi keunggulan di penjuru Kota Batu.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Ceremonial Jambore Wisata yang dibuka Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai.Ceremonial Jambore Wisata yang dibuka Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai.

"Terpenting jambore bisa mempertemukan para pelaku pariwisata. PR kami yaitu Disparta Kota Batu akan terus meningkatkan segi destinasinya, ekonomi kreatifnya serta atraksi pertunjukkannya," imbuhnya.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Tetapi, semua itu perlu langkah kolaboratif dan integratif membangun kualitas desa wisata. Seluruh elemen harus bersatu baik itu lintas OPD, pihak ketiga maupun pendanaan CSR. Tahun 2023 Disparta menyediakan anggaran senilai Rp3 miliar.

"Itu dialokasikan untuk pengembangan destinasi, sarana prasarana dan infrastruktur. Tapi nanti yang dikucurkan ke tiap desa/kelurahan berbeda melihat skala prioritas kebutuhan," tutupnya. (adv)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.