Senin, 22 Jun 2026 05:43 WIB

Begini Cara Pelindo Kenalkan Bongkar Muat Pelabuhan di Solo

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 24 Feb 2023 18:16 WIB
Direktur Utama Pelindo Terminal Petikemas M.Adji saat memaparkan materi jasa kepalabuhanan di SMAN 1 Solo. (foto: SPTP for jatimnow.com)
Direktur Utama Pelindo Terminal Petikemas M.Adji saat memaparkan materi jasa kepalabuhanan di SMAN 1 Solo. (foto: SPTP for jatimnow.com)

jatimnow.com – Program Pelindo Mengajar terus dilakukan entitas bisnis milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Terlebih program yang disampaikan adalah memperkenalkan usaha jasa bongkar muat kepada masyarakat atau pelajar yang jauh dari pelabuhan.

Kali ini giliran Direktur Utama PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), M. Adji yang memperkenalkan usaha pelabuhanan kepada ratusan pelajar SMAN 1 Solo di aula sekolah setempat, Jumat (24/2/2023).

Baca Juga: SIG Salurkan Sapi dan Kambing Kurban hingga Papua Barat

Dalam keterangannya, Adji memandang perlu ada sosialisasi terkait tugas yang dilakukan Pelindo. Menurutnya, banyak masyarakat, terutama di wilayah yang jauh dari pelabuhan, belum mengenal perusahaan milik negara itu.

"Saya rasa, terutama di Solo banyak yang belum tahu tentang Pelindo dan hal lain terkait dengan pelabuhan. Maka, ini adalah salah satu tanggung jawab kami. Selain melakukan pelayanan ke publik, kami juga punya peran edukasi," kata Adji selepas acara sosialisasi.

Edukasi mengenai Pelindo sangat penting mengingat peran besar perusahaan itu dalam sektor logistik. Apalagi, lanjutnya, lebih dari 80 persen volume perdagangan internasional menggunakan moda transportasi jalur laut.

“Bisa dibilang, pelabuhan memegang peranan penting sebagai pintu masuk perdagangan dunia. Terlebih di Indonesia, peran pelabuhan sangat vital,” Adji menjelaskan.

Tugas Pelindo berbeda dengan pelayanan pelabuhan penyeberangan. Perusahaan pelat merah ini melayani jasa bongkar muat barang.

“Bisnis inti yang dijalankan Pelindo adalah membongkar muatan barang. Namun itu tidak sederhana, kita harus memerhatikan keamanan,” ujar dia.

Baca Juga: Proyek Rp1,4 T SIG Tuntas, Kapasitas Ekspor Tembus 1 Juta Ton

Dirut SPTP, M.Adji berfoto bersama setelah memberikan materi Pelindo Mengajar di SMAN 1 Solo, Jawa Tengah. (foto: SPTP for jatimnow.com)Dirut SPTP, M.Adji berfoto bersama setelah memberikan materi Pelindo Mengajar di SMAN 1 Solo, Jawa Tengah. (foto: SPTP for jatimnow.com)

Adji menjelaskan peran dan tanggung jawab Pelindo sebagai entitas milik BUMN, berbeda dari perusahaan swasta. Di satu sisi, pihaknya harus melayani publik, tapi di sisi lain harus menghasilkan keuntungan.

Tak cuma berbagi cerita tentang Pelindo, dalam kesempatan itu Adji juga berpesan kepada siswa-siswi agar memiliki mental yang kuat. Menurutnya, di dunia yang serba cepat seperti saat ini, anak-anak muda perlu memiliki mental yang kuat dan adaptif.

“Jangan jadi generasi stroberi. Dari luar kelihatan merah cerah, tapi ditekan sedikit penyet. Intinya jangan gampang menyerah, apalagi ke depan banyak ketidakpastian,” jelas alumnus SMAN 1 Solo ini.

Baca Juga: Hadirkan Inovasi, Petrokimia Gresik Borong Penghargaan BUMN 2026

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Solo, Yusmar Setyobudi, menyambut baik acara Pelindo Mengajar. Ia menilai siswa memang perlu diberi pemahaman tentang pelabuhan, terlebih peran Pelindo.

“Selama ini gambaran anak-anak mengenai Pelindo itu tidak tahu. Terkait dengan ini tentu baik, apalagi Pak Adji ini merupakan alumnus SMA 1 Solo tahun 1988, dan beliau sangat peduli dengan almamaternya,” jelas Yusmar.

Pelindo Mengajar merupakan program PT Pelabuhan Indonesia (Persero) untuk mengenalkan BUMN kepada siswa SMA kelas XII. Saat ini, program Pelindo Mengajar dilaksanakan di 125 lokasi sekolah dari Sabang sampai Merauke dan melibatkan jajaran Pelindo Group dari tingkat holding atau kantor pusat, sub holding, regional, dan cabang.

Target dari kegiatan Pelindo Mengajar ini sebanyak 30.000 siswa se-Indonesia. Sedikitnya sekitar 150 hingga 300 siswa di tiap sekolah selalu mengikuti kegiatan tersebut. Sejauh ini narasumber yang dihadirkan merupakan alumni dari sekolah tempat Pelindo Mengajar dilaksanakan.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.