Senin, 22 Jun 2026 20:31 WIB

Menengok Pameran Photovoice, Suara Harapan Belasan Anak Eks Lokalisasi Dolly

Pameran Photovoice anak-anak Eks Lokalisasi Dolly di Kampus Ubaya (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Pameran Photovoice anak-anak Eks Lokalisasi Dolly di Kampus Ubaya (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - 33 foto karya 11 anak eks lokalisasi dolly dipamerkan dalam pameran foto dan diskusi bertajuk Voicing the Voiceless.

Kegiatan yang digagas fakultas psikologi berkolaborasi dengan Pusat Studi Hak Asasi Manusia (PUSHAM) Universitas Surabaya (Ubaya) itu digelar di Gedung Perpustakaan lantai 5, kampus setempat, Kamis (23/2/2023).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Diketahui, belasan anak eks lokalisasi dolly yang tergabung dalam Pondok Pesantren (Ponpes) Jauharotul Hikmah itu membuat tiga karya foto bertema mimpi, keberhasilan, serta aset atau kekuatan yang dimiliki. Semua karya mereka dipamerkan dalam bentuk photovoice.

Ketua Pelaksana, Dr. Dra. N.K. Endah Triwijati yang akrab dipanggil Tiwi mengatakan, kegiatan ini diadakan untuk mendengarkan harapan dan impian anak-anak atas hidup, tumbuh, dan berkembang di lingkungan tempat tinggalnya.

"Photovoice adalah salah satu cara untuk menghargai suara mereka. Foto-foto dalam pameran ini merupakan ekspresi dari suara anak yang mengajak kaum dewasa untuk belajar memahami hati dan pikiran mereka dengan seksama," jelasnya.

Tiwi berharap, kegiatan ini dapat menjadi sarana anak-anak eks lokalisasi dolly dalam menyalurkan emosinya sekaligus menjadi masukan bagi pemerintah ketika membuat program untuk anak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Pameran photovoice merupakan bagian dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat kerjasama tim Fakultas Psikologi dan PUSHAM melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Ubaya.

"Kegiatan ini sebagai respon Ubaya terhadap transformasi kawasan dolly yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Dalam hal ini kami melakukan pendekatan Asset Based Community Development. Pendekatan ini dipilih karena memiliki sensitivitas dalam menggali kelebihan, aspirasi, keberhasilan, dan kemampuan individu," ujarnya.

Sementara Perwakilan Ponpes Jauharotul Hikmah Surabaya, Moch. Rofiuddin menambahkan, sebelum memamerkan fotonya, anak-anak tersebut diberikan materi tentang fotografi dasar dan edukasi tentang mengelola emosi yang dituangkan dalam foto serta tulisan oleh Ubaya.

"Terima kasih sedalam-dalamnya untuk Ubaya yang telah berkenan blusukan ke eks lokalisasi dolly. Foto ini sudah menyampaikan uneg-uneg anak-anak kami," ujar Rofiuddin.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Hasil foto ini ke depannya akan digunakan pada kegiatan-kegiatan advokasi mengenai anak.

Selain pameran foto, ada pula diskusi tentang "Memahami Karakter Individu pada Program Terkait Anak" oleh dosen Psikologi Ubaya, Diana.

Dilanjutkan dengan diskusi yang membahas tentang "Prinsip Bekerja dengan Anak" oleh Dian Noeswantari, dari PUSHAM Ubaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.