Rabu, 17 Jun 2026 21:45 WIB

Nur Aziz dan Terwujudnya Desa Wisata Edukasi Ayaman Bambu di Tuban

Anggota DPRD Jatim, Nur Aziz saat launching produk unggulan desa wisata edukasi anyaman bambu Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Anggota DPRD Jatim, Nur Aziz saat launching produk unggulan desa wisata edukasi anyaman bambu Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Untuk mendukung pengembangan potensi wisata desa, anggota DPRD Jatim Nur Aziz melaunching desa wisata edukasi anyaman bambu Kebomlati, Plumpang, Tuban.

Kegiatan ini digagas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kebomlati bekerjasama dengan pemdes setempat.

Baca Juga: Dirjen Migas Sidak SPBE Tuban: Kapal Sudah Sandar, Pasokan LPG Aman!

Acara tersebut dibuka Nur Aziz sejak Selasa (22/2/2023) dengan dimeriahkan lomba melukis anyaman anak-anak tingkat TK/RA se Kabupaten Tuban. Dilanjutkan aksi 1000 orang menganyam, kirab budaya, tari kolosal dan tumpeng raksasa di hari selanjutnya.

Nur Aziz mengatakan, usaha kerajinan anyaman bambu yang digeluti masyarakat Desa Kebomlati ini merupakan usaha turun temurun yang telah melekat dari generasi ke generasi.

"Sehingga bisa disebut desa ini adalah sentranya kerajinan anyaman bambu di Tuban. Dan ini sedang kita coba bantu, kita dorong menjadi desa wisata edukasi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," ungkap Nur Aziz kepada jatimnow.com, Kamis (23/2/2023).

Menurutnya, launching Desa Kebomlati sebagai desa wisata edukasi pembuatan kerajinan anyaman bambu ini adalah langkah awal yang tepat untuk semakin mempertegas sekaligus sebagai branding promosi desa.

"Ke depan dengan adanya produk unggulan dan dilaunching sebagai desa wisata edukasi ini akan mampu menumbuhkan UMKM baru, mengangkat perekonomian dan kesejahteraan warga Kebomlati," papar Nur Aziz.

Sementara Ketua Tim Pendamping Kerajinan Bambu Desa Kebomlati, Bambang Budiono menyampaikan, launching tersebut merupakan acara puncak dari serangkaian kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar di Tuban, Stok Bahan Pokok Aman

"Awal mula merintis desa wisata ini sejak dua bulan terakhir, kita bentuk kelompok sadar wisata, dan membuat berbagai kegiatan mulai workshop dan progam lainnya," tutur dia.

Menurutnya, usaha kerajinan anyaman bambu ini adalah potensi kearifan lokal, di mana usaha ini sudah lakoni masyarakat setempat secara turun temurun.

Tercatat ada sebanyak 75 kepala keluarga yang sehari-hari memproduksi berbagai macam jenis kerajinan anyaman bambu. Seperti kukusan, tempat nasi, cikrak, sangkar ayam dan berbagai alat perkakas rumah tangga lainnya.

"Konon pengerajin anyaman bambu di desa ini sudah generasi ketiga. Kita melihat ada potensi di sana, makanya kita kembangkan untuk menjadi desa wisata edukasi ayaman bambu, untuk melestarikan warisan leluhur," bebernya.

Baca Juga: Astra Dukung Warisan Karst Rammang-Rammang Jadi Desa Wisata Berkelanjutan

"Saat ini setelah kita lakukan pendampingan ada sebanyak 17 produk baru yang telah diciptakan dan diproduksi oleh masyarakat, seperti hiasan lampu dan sebagainya. Produk-produk inilah yang akan terus kita kembangkan," tambah Bambang.

Selain produk anyaman bambu, Bambang mengungkapkan ada banyak potensi yang dapat dikembangkan di Desa Kebomlati, di antaranya produk olahan ikan jambal dan kampung nelayan bengawan.

Ke depan, lanjut Bambang, pihaknya akan terus bersinergi dengan dinas terkait untuk mengembangkan wisata edukasi ini.

"Agenda terdekat ini tengah kita siapkan untuk wisata tangkap ikan air tawar. Dan harapannya, sinergitas dengan dinas terkait atau instansi terkait dapat berjalan lebih baik lagi, sehingga wisata ini semakin berkembang dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.