Minggu, 21 Jun 2026 07:54 WIB

Bahas Pembangunan RKI di Jombang, Bupati Audiensi dengan Kemenko Perekonomian RI

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat melakukan audiensi dengan Kemenko Perekonomian RI di Jakarta. (Foto: Humas Pemkab Jombang)
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat melakukan audiensi dengan Kemenko Perekonomian RI di Jakarta. (Foto: Humas Pemkab Jombang)

jatimnow.com - Dalam rangka mewujudkan pembangunan Rencana Kawasan Industri (RKI) di Kabupaten Jombang yang ada di wilayah utara Sungai Brantas, Bupati Hj Mundjidah Wahab melakukan audiensi dengan Deputi VI Kementrian Koordinator (Kemenko) Deputi bidang koordinasi pengembangan wilayah dan tata ruang.

Dalam audiensi tersebut, Bupati didampingi dengan tim percepatan kawasan industri Kabupaten Jombang.

Baca Juga: Pemkab Jombang, Nganjuk dan Kediri Lobi Pusat Terkait Rencana Flyover Mengkreng

Bupati mengatakan kunjungan kerja bersama tim tersebut dalam rangka mewujudkan pembangunan Rencana Kawasan Industri (RKI) di Kabupaten Jombang di wilayah utara Sungai Brantas.

"Ini sebagaimana diamanatkan pada Perpres Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik Bangkalan Mojokerto - Surabaya - Sidoarjo - Lamongan, Kawasan Bromo - Tengger Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan sesuai dengan Perda Kabupaten Jombang Nomor 10 Tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Tahun 2021-2041," ungkapnya, Rabu (22/2/2023).

Lebih lanjut Bupati mengatakan pihaknya dan tim secara langsung ditemui Dr. Ir. Wahyu Utomo, MS, selaku Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Pertemuan itu untuk membahas pembangunan jalan menuju kawasan industri Utara Brantas. Jalan sepanjang 3 km dengan lebar 30 meter nantinya diharapkan dapat membuka akses dari dan menuju kawasan di sekitar Kabuh, Kudu, dan Ploso," terang Bupati.

Bupati mengaku untuk saat ini sudah ada ratusan lahan yang dibebaskan di wilayah utara sungai brantas. Namun dikarenakan infrastruktur di area tersebut kurang memadai, sehingga laju investasi di Jombang menjadi lamban.

"Saat ini sudah ada pembebasan tanah seluas 260 Ha. Namun karena akses jalan masih belum memadai, sehingga investasi masih terhambat. Sehingga perlu adanya percepatan pembangunan jalan," jelasnya.

Baca Juga: Menko Pangan Tinjau MBG di Jombang, Dorong Percepatan Distribusi ke Sekolah Agama

Untuk itu ia memohon dukungan dari masyarakat Jombang agar upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jombang, bisa terlaksana sesuai dengan yang diharapkan.

"Mohon doa restunya, semoga upaya kita bersama untuk mewujudkan pembangunan kawasan industri ini, dapat menyerap sekitar 20 ribu tenaga kerja dan menghidupkan UMKM di sekitar kawasan industri," pungkasnya. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.