Kamis, 18 Jun 2026 07:30 WIB

Roda Depan Terperosok Lubang, Pemotor asal Surabaya Jungkir Balik Terluka Parah

Warga menambal jalan yang berlubang pada jalur Nasional, Jombang-Surabaya. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Warga menambal jalan yang berlubang pada jalur Nasional, Jombang-Surabaya. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di jalan Nasional, Surabaya-Madiun, tepatnya di Desa Dusun Parejo, Desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, pada Jumat (17/2/2023), sekitar pukul 6.00 WIB.

Kecelakaan tunggal itu dialami Eko Prasetyo (60) warga jalan Simo Kalangan, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya. Akibat peristiwa itu, Eko mengalami luka berat dan dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Mojoagung.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Menurut keterangan Haji Ali Mustain (53) warga setempat, kendaraan Yamaha Mio nomor polisi (nopol) L 6832 DK itu melaju dari arah barat menuju ke timur atau dari arah Jombang menunuju ke Mojokerto.

"Itu tadi pengendara Mio dari arah Peterongan menuju ke Mojoagung, terus ada lubang di jalan dia jatuh sendiri, terekena jalan berlubang itu tadi," ungkapnya.

Usai terjatuh dari sepeda motor, sambung Ali, korban yang mengendarai sepeda motor seorang diri ini mengalami luka berat di bagian kepala.

"Korban luka di bagian kepala terus dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah. Lukanya parah," ujarnya.

Ia menyebut peristiwa kecelakaan tunggal yang diakibatkan lubang di jalan Nasional itu kerap terjadi.

"Banyak yang berlubang kan jalannya, bisa dilihat sendiri. Kecelakaan kayak gini sudah yang delapan kalinya," jelasnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Hal senada juga diungkapkan oleh Mohammad Khoirul Anam (52) warga Dusun Palrejo, Desa Palrejo, Kecamatan Sumobito Jombang.

Menurut keterangan Khoirul, pengendara sepeda motor Mio tersebut, mengalami laka tunggal usai roda bagian depan sepedanya masuk ke dalam lubang yang ada di jalan raya Nasional.

"Kecelakaan itu karena ada lubang, ban sepedanya masuk ke lubang terus jungkir balik, jatuh," terangnya.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Vs Pickup di Tulungagung, Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis

Untuk menghindari agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali, warga setempat menambal jalan itu, menggunakan pasir dan material seadanya. Termasuk memberikan tanda dengan mengecat lubang tersebut.

"Lubangnya dikasih pasir, tanah, supaya tidak terjadi lagi kecelakaan. Ya dikasih tanda daun-daunan plastik, sama di cat," paparnya.

Ia berharap pada pemerintah agar segera melakukan perbaikan jalan tersebut, mengingat peristiwa laka tunggal diakibatkan lubang jalan itu, sudah terjadi sebanyak 8 kali.

"Harapannya ada perhatian pada jalan raya lah. Kalau ngaspal, nambal-nambal yang bener itu aja. Karena terjadi kecelakaan ini sudah sering. Tambalan itu hanya bertahan berapa hari. Sudah lubang lagi. Ya tetap di situ lubangnya. Ditambal lagi ya di situ lubangnya," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.