Sabtu, 20 Jun 2026 12:31 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Optimis PISS Jadi Pusat Pengendalian Inflasi di Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (tengah) dan Direktur PT Paskomnas Indonesia Hartono Wignyopranoto (kanan) saat peresmian PISS (Foto-foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (tengah) dan Direktur PT Paskomnas Indonesia Hartono Wignyopranoto (kanan) saat peresmian PISS (Foto-foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan Pasar Induk Surabaya Sidotopo (PISS), Rabu (15/2/2023). Dia optimis pasar ini bakal menjadi salah satu tempat untuk mengendalikan dan menahan inflasi di Kota Pahlawan.

Ditemui usai meresmikan PISS, Eri menyampaikan bahwa PISS memiliki peranan besar dalam mengendalikan inflasi dan harga bahan pokok di Surabaya. Sebab, nantinya pemenuhan dan penentuan harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan komoditi lainnya bisa diselaraskan melalui pasar induk ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Jadi syukur alhamdulillah, hari ini pasar induk sudah dibuka di Sidotopo. Harapan kita bersama adalah harga bisa kita stabilkan," ungkap Eri.

Eri menambahkan, kelangkaan bahan pokok ke depannya bisa diminimalisir. Bahkan potensi harga akan naik pun bisa ditekan. Sebab harga dan ketersediaan komoditi bakal ditetapkan dan disediakan di pasar induk.

Sehingga, ketika ada pergerakan harga yang mulai merangkak naik, pemerintah menurut bisa segera melakukan intervensi melalui pasar induk ini.

"Contohnya seperti beras, Minyakita itu tidak akan terjadi hilang di pasaran atau harga naik. Sama juga halnya cabe. Harga cabe di setiap pasar itu bisa sama. Karena membelinya di tempat yang sama dengan harga yang sudah ditetapkan," papar Eri.

Ditanya perihal angka inflasi Surabaya yang saat ini sedang naik, Eri mengaku hal itu bukan dari bahan pokok. Ada beberapa aspek yang bisa saja mempengaruhi, seperti halnya sektor pendidikan dan kebutuhan lainnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Seperti tahun kemarin angkanya mencapai empat koma sekian itu bukan karena bahan pokok. Tapi karena pendidikan. Bulan Juli inflasi naik waktu bayar sekolah. Bukan bahan pokok. Kalau yang menyebabkan naik ini pendidikan, kita gak bisa apa-apa. Kalau holtikultura, ini ada stakeholder terkait yang bisa bantu kita menjaga (stabilitasnya)," jelasnya.

Di tempat sama, Direktur PT Paskomnas Indonesia, Hartono Wignyopranoto menyampaikan, nantinya bakal ada 800 pedagang yang mengisi lapak di sana. Pasar itu menurutnya bakal menyediakan seluruh komoditi mulai dari sayur dan buah, hingga arahan wali kota seperti beras dan minyak goreng.

"Kami menyediakan untuk 800 pedagang dengan 1500 lapak. Semua (komoditi) ada lengkap semua. Kemudian sarana prasarana juga lengkap mulai dari mushola hingga toilet," jelas Hartono.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Selain menyediakan komoditi lengkap, pasar dengan luas 3,4 hektar itu nantinya juga bakal memberdayakan warga sekitar secara bertahap. Saat ini saja, Hartono menyebut sudah ada sekira 20 pekerja di sana yang berasal dari warga sekitar pasar.

"Nanti ini pasti akan berkembang (jumlahnya). Karena saat ini kan yang efektif operasional baru berapa persen. Sebetulnya sudah ada banyak yang pesan (pedagangnya). Tapi masih operasi di pasar lain. Jadi nanti pasti berkembang," ujarnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.