Rabu, 17 Jun 2026 13:24 WIB

Pemkab Kediri Siapkan 9,5 Ton Beras Per Hari dalam Pasar Murah hingga Februari

Suasana operasi pasar murah di Kabupaten Kediri (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Suasana operasi pasar murah di Kabupaten Kediri (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Operasi pasar murah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri masih dibuka hingga akhir Februari 2023. Setiap harinya disediakan beras murah 9,5 ton.

Melalui Satgas Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, operasi pasar murah ini dibuka di 28 desa dan tiga pasar tradisional meliputi Pasar Pamenang Pare, Pasar Nggringging, serta Pasar Ngadiluwih.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

"Kami menggelontorkan 1,5 ton tiap desa serta 8 ton per hari untuk pasar kabupaten," terang Kepala DKPP, Tutik Purwaningsih pada Rabu (15/2/2023).

Menurut Tutik, operasi pasar beras murah ini menindaklanjuti instruksi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) untuk mengendalikan harga beras yang mulai merangkak naik.

Pihaknya juga akan terus memantau perkembangan kondisi harga pasca adanya operasi pasar ini. Sejauh ini, setelah beberapa hari dibuka, perlahan sudah dapat diketahui progres intervensi terhadap harga beras yang dilakukan.

Tutik menyebut saat ini beras medium harga di pasar mencapai angka Rp11 ribu yang mulanya mencapai Rp12 ribu per kilogram.

Sementara untuk stok beras hingga saat ini dipastikan aman. DKPP menyebut telah menyediakan 14.000 ton beras medium selama dua bulan mendatang.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Adapun berdasarkan data yang dimiliki kebutuhan beras tiap bulannya di Kabupaten Kediri pada kisaran 9.000 ton.

"Stok aman. Kita juga bekerjasama dengan Bulog untuk ketersediaan beras," ungkap dia.

Selain DKPP, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Kediri juga menggelar pasar murah yang menyediakan bahan pokok dan pakaian dengan harga murah di 3 titik. Termasuk minyak goreng dan gula.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Selain menekan harga beras, pasar murah yang bekerjasama dengan TP PKK tersebut juga dalam rangka pengendalian inflasi daerah.

"Bagi masyarakat dengan kategori sangat tidak mampu (miskin ekstrem), Mas Bupati (Mas Dhito) akan memberikan bingkisan berupa sembako," kata Kepala BPSDA, Dyah Saktiana.

Diharapkan dengan kegiatan operasi pasar tersebut dapat berdampak positif dalam menekan kenaikan harga dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.