Kamis, 18 Jun 2026 11:54 WIB

Perbaikan Tak Merata, Jalan Antar Desa di Jombang Banyak yang Rusak Makan Korban

Kondisi jalan berlubang yang menghubungkan Kecamatan Jogoroto dan Peterongan. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kondisi jalan berlubang yang menghubungkan Kecamatan Jogoroto dan Peterongan. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kondisi jalan kabupaten di Desa Mayangan dikeluhkan. Pasalnya ruas jalan Jogoroto-Peterongan itu kondisinya rusak. Bahkan, apabila hujan turun lubang jalan seperti kubangan.

Terlihat dari simpang empat Kalianyar kondisi ruas jalan masih rusak. Di sejumlah titiknya banyak ditemukan kubangan jalan, terutama di daerah kawasan SMPN 1 Jogoroto.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Agam (36) warga sekitar SMPN 1 Jogoroto mengatakan, akses jalan utama menuju kantor Kecamatan Jogoroto, sekolah SMP hingga Puskesmas Mayangan belum diperbaiki. Ia mengaku khawatir kalau dibiarkan akan tambah rusak.

"Ya makin parah sekali. Apalagi kena hujan, lubang terisi air jadi makin membahayakan," ungkapnya, Rabu (15/2/2023).

Ia menyebut lubang jalan ada mulai menghiasi depan kantor Kecamatan Jogoroto hingga arah utara. Lantaran kondisi jalan yang berlubang, tak sedikit para pengguna jalan yang terjatuh saat melintas.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"1 Km dari kantor kecamatan masih parah. Sudah sering terjadi kecelakaan," jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Miftah (27) warga Desa Sawiji. Menurutnya, jalan yang berlubang ini sejak lama belum diperbaiki.

"Ya, ada perbaikan tapi gak merata. Kalau dihitung masih banyak yang berlubang dari pada yang diperbaiki," ucapnya.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Vs Pickup di Tulungagung, Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis

Ia berharap agar pemerintah setempat, segera memperbaiki jalan berlubang tersebut. Mengingat saat ini cuaca sedang tak tentu. Hujan yang lebat bisa menggenangi jalan dan membahayakan kendaraan.

"Ya semoga cepat diperbaiki. Ini kan musim hujan, khawatir ada korban yang jatuh lagi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.