Sabtu, 20 Jun 2026 10:47 WIB

Misteri Penyebab Kematian Bujang Lapuk di Bojonegoro, Ini Kata Polisi

Proses pemulangan jenazah Supramono (42) warga Kelurahan Karangpacar Kecamatan/Kota Bojonegoro untuk dimakamkan. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Proses pemulangan jenazah Supramono (42) warga Kelurahan Karangpacar Kecamatan/Kota Bojonegoro untuk dimakamkan. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polisi mengungkap penyebab kematian Supramono warga Kelurahan Karangpacar Kecamatan/Kota Bojonegoro. Pria 42 tahun yang ditemukan meningal dunia di rumahnya itu memiliki riwayat penyakit lambung menahun.

Kapolsek Kota Bojonegoro Kompol Mukodam, mengungkapkan berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis di RSUD Bojonegoro tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

“Hasil pemeriksaan medis tidak ada tanda-tanda kekerasan dan tidak ada luka-luka. (Korban) meninggal dikarenakan sakit. Hasil pengumpulan informasi almarhum memiliki penyakit lambung menahun,” ujar Kompol Mukodam saat dikonfirmasi jatimnow.com pada Jumat (10/2/2023).

"Didapati barang milik korban masih lengkap dan utuh baik alroji, HP dan uang tunai upah dari hasil gaji dari kerja," tambahnya.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

Dari hasil itu, Kapolsek menambahkan, pihak keluarga tidak berkenan dilakukan autopsi lebih lanjut yang dinyatakan dalam keterangan tertulis. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Jenazah dan barang-barang miliknya sudah diserahkan keluarga dan dimakamkan malam ini,” pungkasnya.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Sebelumnya, korban ditemukan tewas dalam rumah pada Kamis (9/2/2023) sore, setelah empat hari tidak terlihat keluar rumah. Padahal biasanya korban setiap hari ngopi di warung dekat rumahnya. Selama ini korban tinggal sendirian di rumah tersebut dan belum pernah menikah.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.