Rabu, 17 Jun 2026 10:36 WIB

Penyebab Tewasnya Bujang Lapuk di Bojonegoro Masih Misterius

Kapolsek Kota Bojonegoro, Kompol Mukodam (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Kapolsek Kota Bojonegoro, Kompol Mukodam (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polisi masih menunggu hasil identifikasi lanjutan untuk memastikan penyebab tewasnya bujang lapuk bernama Supramono (42), warga Kelurahan Karangpacar Kecamatan/Kota Bojonegoro, Kamis (9/2/2023).

Kapolsek Kota Bojonegoro, Kompol Mukodam menjelaskan, saat ini jenazah korban sudah berada di RSUD Bojonegoro untuk dilakukan identifikasi lanjutan.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Sementara masih belum diketahui secara pasti apa penyebab meninggalnya korban. Kita masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit," terang Mukodam.

Mukodam mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda yang mencurigakan. Korban ditemukan dalam kondisi terlentang di tempat tidurnya, dengan bekas cat pada kaki.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

"Kelihatannya korban ini habis bekerja, kemudian istirahat karena masih ada bekas cat di kakinya. Selain itu, menurut keterangan warga korban diketahui juga mempunyai riwayat penyakit mag. Untuk informasi jelasnya akan kami sampaikan besok menunggu hasil pemeriksaan medis," pungkasnya.

Korban ditemukan tewas dalam rumah pada Kamis (9/2/2023) sore, setelah empat hari tidak terlihat keluar rumah. Padahal biasanya korban setiap hari ngopi di warung dekat rumahnya.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Selama ini korban tinggal sendirian di rumah tersebut dan belum pernah menikah.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.