Senin, 22 Jun 2026 02:50 WIB

Kronologi Meninggalnya Mahasiswa Politeknik Pelayaran Surabaya Dianiaya Senior

Korban (kanan) semasa hidup (Foto: Keluarga korban)
Korban (kanan) semasa hidup (Foto: Keluarga korban)

jatimnow.com - Kronologi meninggalnya MR (20), mahasiswa Politeknik Pelayaran Surabaya akibat dianiaya AJP (19), seniornya akhirnya terungkap.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana mengatakan bahwa penganiayaan di kampus yang ada Jalan Gunung Anyar Boulevard, Surabaya itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, Minggu (5/2/2023).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Saat itu, korban diajak empat seniornya dari ruang makan asrama ke toilet dengan tujuan untuk dilakukan pembinaan dengan cara dipukul beberapa kali di bagian tubuh, hingga korban jatuh ke lantai.

"Saat mendapat pukulan dari tersangka ke arah perut, korban langsung terjatuh di lantai. Selain itu wajah korban pada bagian bawah bibir dan dagu juga terdapat luka," ungkap Mirzal, Kamis (9/2/2023).

Alumni Akpol Tahun 2004 itu menganalisis bahwa penganiayaan yang dilakukan tersangka terhadap korban itu, paling berat setelah mendapatkan pemukulan beberapa kali di bagian perut.

"Tersangka ini memukul korban sebanyak dua kali di bagian perut yang membuat korban tumbang," bebernya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Korban lalu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun keselamatan korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

"Korban kemudian dibawa ke rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia pada Senin (6/2/2023) dini hari. Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap jenazah korban penyebab utama korban meninggal dunia karena luka di perut di ulu hati," ungkapnya.

Mirzal mengaku masih mendalami adanya tersangka baru. Di sisi lain, dalam pemeriksaan tersangaka AJP mengaku tidak ada motif dendam dalam kejadian tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pengakuannya karena pembinaan senior ke junior. Kami sangat menyayangkan masih adanya budaya pemukulan di lingkungan kampus," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.