Kamis, 18 Jun 2026 08:38 WIB

Pengamen Wanita di Ponorogo itu Tewas Diduga Akibat Benda Tumpul

Tim forensik dari RS Bhayangkara Kediri melakukan autopsi wanita di Ponorogo diduga korban pembunuhan (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Tim forensik dari RS Bhayangkara Kediri melakukan autopsi wanita di Ponorogo diduga korban pembunuhan (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polisi telah melakukan autopsi jenazah wanita berinisial S (25), yang diduga korban pembunuhan di Ponorogo.

Korban yang sehari-hari menjadi pengamen dan pemulung itu ditemukan tewas di kamar kosnya Jalan Sinomparijito, Kelurahan Tambakbayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Autopsi dilakukan tim forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri, dipimpin dr Titik Purwanti.

"Sudah kami lakukan autopsi bersama tim forensik RS Bhayangkara Kediri, Polda Jatim," ujar Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, Kamis (9/2/2023).

Hasilnya, lanjut Nikolas, ada beberapa tanda-tanda kekerasan, salah satunya adalah luka pada bagian tubuh atas, lebam pipi atas bawah mata kanan.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Yang jelas disebabkan benda tumpul. Karena tidak ada luka yang terindikasi karena luka senjata tajam," jelas mantan Kasatreskrim Polres Nganjuk itu.

Terakit terduga pelaku, Nikolas mengaku belum ada titik terang. Hingga kini pihaknya masih mengumpulkan barang bukti, merangkai semua temuan yang ada di lapangan.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Luka kemaluan didalami forensik. Yang jelas tanda-tanda kekerasan itu ada. Ini lebih ke penganiayaan yang berujung korban meninggal dunia," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.