Kamis, 18 Jun 2026 19:01 WIB

Tim Gegana Evakuasi Mortir dari Rumah Warga, Ditemukan di Sungai Brantas Kediri

Evakuasi mortir di Lingkungan Majekan. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Evakuasi mortir di Lingkungan Majekan. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim Penjinak Bom Gegana Polda Jatim mengevakuasi benda diduga mortir atau bom di Lingkungan Majekan, Pesantren, Kota Kediri, Selasa (7/2/2023) malam. Mortir tersebut ditemukan Heru Subagiyo (48) warga setempat dari area Sungai Brantas.

Dengan mengenakan rompi pengamanan lengkap, tim mengevakuasi mortir yang sempat dibawa pulang oleh Heru. Mortir kemudian dimasukkan ke dalam mobil Gegana dan diamankan ke Polda Jatim untuk dijinakkan.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Mortir tersebut ditemukan Heru Subagiyo di area Sungai Brantas, sekitar Alun-Alun Kota Kediri saat memancing, Selasa (7/2/2023) pagi.

Saat itu pancingnya menyangkut benda di dalam air Sungai Brantas. Namun, dia tidak mengetahui jika benda yang menyangkut tersebut merupakan mortir atau bom.

Selanjutnya, Heru membawa barang tersebut pulang ke rumahnya.

“Saya baru tahu kalau itu mortir ketika tanya kepada warga," ujar Heru Subagiyo, usai evakuasi.

Sementara itu Kapolsek Pesantren Kompol Sugianto mengatakan, Heru awalnya tidak mengetahui benda itu mortir. Menurutnya itu besi biasa.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Akhirnya besi itu dibawa pulang oleh Heru dan rencananya akan dijual," kata Kapolsek.

Ketika besi dibersihkan, lanjut Kompol Sugianto, ternyata merupakan benda mortir atau sejenis bom.

Akhirnya, Heru melaporkan ke Bhabinkamtibmas setempat dan diteruskan ke Polsek Pesantren. Selanjutnya, anggota menghubungi penjinak bom dari Gegana Polda Jatim.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Untuk ukurannya, lanjut Sugianto mortir yang ditemukan warga ini sekitar 25 sentimeter. Saat ini mortir sudah evakuasi oleh penjinak bom dan dibawa untuk diamankan ke Polda Jatim.

Agar kejadian tersebut tidak terulang, Kapolsek mengimbau warga melaporkan kepada Bhabinkamtibmas maupun polsek jika menemukan benda atau kejadian apapun.

"Jangan sampai mengambil tindakan yang tidak diinginkan atau mau dibongkar maupun sebagiannya," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.