Selasa, 16 Jun 2026 13:48 WIB

Mahasiswanya Meninggal Dianiaya, Begini Dalih Politeknik Pelayaran Surabaya

Direktur Politeknik Pelayaran Surabaya, Heru Widada (Foto: Mhkurniawan for jatimnow.com)
Direktur Politeknik Pelayaran Surabaya, Heru Widada (Foto: Mhkurniawan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Direktur Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya, Heru Widada akhirnya buka suara terkait meninggalnya salah satu mahasiswa berinisial MR (20), diduga akibat dianiaya seniornya.

Heru menyebut bahwa peristiwa itu terjadi di kampus Jalan Gunung Anyar Boulevard No. 1, Gunung Anyar, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini dan menyampaikan duka cita yang mendalam. Mudah-mudahan ini tidak terulang lagi dan menjadi evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan yang ada di Poltekpel Surabaya," ujar Heru.

Heru memberikan ruang dan kesempatan serta membuka pintu lebar-lebar bagi pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dan mengungkap kejadian tersebut.

Dia menambahkan bahwa kasus itu telah ditangani Polrestabes Surabaya, dan sudah ada beberapa taruna sedang dimintai keterangan.

"Dari kemarin pihak kepolisian dari Satreskrim Polrestabes Surabaya telah memeriksa 9 hingga 12 orang taruna terkait peristiwa tersebut," ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Menurutnya, bila taruna-taruna yang telah menjalani pemeriksaan itu ada yang terbukti bersalah serta terlibat sebagai pelaku dugaan penganiayaan yang terjadi pada Minggu malam itu, maka kampus akan memberikan sanksi.

Dan sesuai arahan dari Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan sudah jelas mengutuk keras tindakan-tindakan kekerasan tersebut.

"Tentunya kalau ada tindak pidana, kami serahkan kepada polisi. Kalau memang dari sisi aturan pendidikan dan arahan Kepala Badan SDM Perhubungan atas kekerasan itu, akan disanksi. Apabila terbukti tentunya akan disanksi sangat berat dan bisa langsung dikeluarkan," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Heru juga membeberkan standar keamanan yang diterapkan di kampus.

"Standar protokol keamanan kampus, pengawasan yang kami lakukan menempatkan SDM, memasang CCTV. Tidak hanya itu, kami juga memberikan pembekalan agama untuk melakukan pendampingan agar hati ini tersentuh," ungkap dia.

"Peristiwa seperti ini terjadi sebenarnya sudah kami antisipasi dengan melakukan pembekalan dari hati, agar semua hati para taruna ini tersentuh agar tidak muncul seperti kekerasan yang dikhawatirkan oleh banyak pihak," tandas Heru.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.