Senin, 22 Jun 2026 19:20 WIB

Sensasi Mancing Ikan Tengah Malam di Sungai Kalimas Surabaya, Berani Coba?

Salah satu pemancing ikan di Sungai Kalimas Surabaya (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Salah satu pemancing ikan di Sungai Kalimas Surabaya (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Memancing ikan menjadi salah satu aktivitas yang banyak digemari masyarakat, termasuk di Surabaya.

Selain dapat mencairkan pikiran yang penat, pemancing juga bisa merasakan sensasi saat mata pancing mendapatkan ikan, yang lazin disebut strike.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Tidak perlu muluk-muluk mengasah bakat atau semacamnya, karena bakat dalam aktivitas ini hampir tidak diperlukan. Terpenting adalah bekal umpan yang pas dan spot pemancingannya banyak ikan.

Bagi kalian yang ingin mancing gratis di Surabaya, boleh mencoba spot di Sungai Kalimas.

Seperti halnya Wahyu, yang memilih memancing di Sungai Kalimas ruas Jalan Ngemplak. Bersama temannya Hendik, keduanya mengaku rutin memancing malam hari dan hampir setiap pulang selalu membawa ikan.

"Ikan di Sungai Kalimas banyak. Karena itu saya tidak pernah bosan. seru abis, pokoknya banyak strike yang didapat," ungkap Wahyu kepada jatimnow.com, Jumat (4/2/2023).

Wahyu dan Hendik saat memancing ikan di Sungai Kalimas SurabayaWahyu dan Hendik saat memancing ikan di Sungai Kalimas Surabaya

Dari pantauan jatimnow.com di lokasi, ikan beragam jenis kerap muncul ke permukaan Sungai Kalimas. Ikan-ikan itu membuat air gelombang bundar, yang kadang mengagetkan.

Saat itu dua ekor ikan lele sudah Wahyu dapatkan. Sesaat kemudian, giliran joran milik Hendik disambar ikan yang sama.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

"Strike," teriak Hendik kegirangan.

Satu ekor ikan lele berhasil diangkat naik ke permukaan. Ikan itu berukuran lumayan besar, sekitar tiga jari tangan orang dewasa.

Sementara menurut Hendik, Sungai Kalimas sangat cocok dibuat spot pemancingan. Selain tempatnya yang nyaman, juga dipenuhi banyak ikan. Apalagi saat ini bantaran Sungai Kalimas juga tidak begitu gelap.

"Tarikan lelenya mantap. Lokasinya nyaman," ungkap Hendik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Selain Hendik dan Wahyu, teman mereka Rachmat dan Wiwid juga kerap memancing di Sungai Kalimas.

Di sisi lain, kenapa ikan Lele yang selalu didapatkan? Usut punya usut, hal ini karena ikan lele masuk dalam jenis hewan nocturnal, atau hewan yang aktif mencari makan di malam hari.

Ikan lele pada umumnya berwarna hitam agak abu-abuan, termasuk ikan air tawar dan memiliki bentuk pipih memanjang serta postur tubuh yang pipih, bernilai ekonomis dan mudah ditemui di pasaran.

Wahyu dan Hendik menunjukkan ikan lele yang didapat saat memancing ikan di Sungai Kalimas SurabayaWahyu dan Hendik menunjukkan ikan lele yang didapat saat memancing ikan di Sungai Kalimas Surabaya

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.