Minggu, 14 Jun 2026 20:38 WIB

Begal Motor di Surabaya Diringkus Polisi Gegara Ketinggalan Dompet

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 04 Feb 2023 17:03 WIB
Dua remaja pelaku begal motor saat diamankan (Foto: Polsek Gayungan for jatimnow.com)
Dua remaja pelaku begal motor saat diamankan (Foto: Polsek Gayungan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua remaja yang membegal motor di Jalan Kertomenanggal, Surabaya diringkus polisi lantaran dompetnya ketinggalan.

Dua begal asal Surabaya itu bernama M Arifin (19), warga Rungkut Tengah dan M Junaedy (20), warga Jalan Bogen II. Keduanya diringkus Unit Reskrim Polsek Gayungan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kedua remaja ini merampas motor di Jalan Kertomenanggal. Saat kami melakukan penyelidikan, kami menemukan dompet pelaku yang ketinggalan di sekitar TKP. Dari situlah kedua pelaku teridentifikasi dan dapat kami amankan," terang Kapolsek Gayungan, Kompol Suhartono, Sabtu (4/2/2023).

Suhartono menjelaskan, dalam beraksi kedua pelaku menggunakan modus lama, yaitu menuduh korban punya masalah dengan kelompoknya. Korban lalu dipukuli dan dirampas motornya.

"Pelaku berjumlah empat orang, dua orang masih DPO," jelasnya.

Menurut Suhartono, dompet yang jatuh di TKP adalah milik Arifin. Dari petunjuk itu, timnya berhasil menangkap Arifin. Tim kemudian melakukan pengembangan, hingga menangkap Junaedy.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kedua pelaku kami amankan di rumahnya masing-masing tanpa perlawanan," tambah dia.

Dalam pemeriksaan juga terungkap bahwa para pelaku beraksi dalam kondisi mabuk minuman keras (miras). Sehingga diduga pelaku Arifin tidak menyadari bila dompetnya jatuh saat membegal korban.

"Sebelum melakukan perampasan, mereka minum miras dulu. Dalam aksinya, kelompok ini merampas motor Honda Scoopy milik korban. Motor itu kemudian ditaruh di tempat kos MA (Arifin) di Rungkut," papar Suhartono.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Saat ini, Unit Reskrim Polsek Gayungan masih mengembangkan kasus tersebut, meski dari pengakuan baru satu kali ini.

"Kasusnya terus kami dalami. Karena kami yakin tidak sekali ini saja mereka melakukan aksinya. Keterangannya akan terus kami korek," mantan Kasat Kasat Resnarkoba Polres Ngawi itu.

Dalam kasus ini, penyidik menyita barang bukti Honda Scoopy merah bernopol S 3242 AT milik korban, Honda Scoopy putih bernopol L 5924 AAN yang digunakan pelaku sebagai sarana, dan sebuah dompet berisi surat identitas dari pelaku Arifin.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.