Senin, 15 Jun 2026 14:40 WIB

Pemadaman Diperpanjang, PLN Belum Temukan Penyebab Gangguan

Petugas PLN saat melakukan perbaikan di jaringan listrik. (foto: Fathor Rahman/jatimow.com)
Petugas PLN saat melakukan perbaikan di jaringan listrik. (foto: Fathor Rahman/jatimow.com)

jatimnow.com - Perbaikan akibat adanya gangguan transmisi menyebabkan diperpanjangnya pemadaman di seluruh sejumlah daerah di Madura. Hingga kini, PLN mengakui belum menemukan penyebab terjadinya gangguan tersebut.

Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bangkalan, Hari Purnomo mengatakan pihaknya masih terus mencari penyebab gangguan yang menyebabkan terjadinya pengurangan beban 100 hingga 130 mega watt itu.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Deteksi Dini Kebakaran Listrik

"Sampai saat ini masih belum ditemukan, kami terus mencari penyebab gangguan," ucapnya, Sabtu (4/2/2023).

Ia juga menyampaikan, belum ditemukannya penyebab gangguan itu mengakibatkan dilakukannya pemadaman bergilir pada sore nanti. Sebab, terjadi penurunan pasokan listrik pada malam hari.

"Nanti pemadaman akan dilanjut pada sore hari sampai besok pagi. Kami terus bergerak untuk menangani gangguan tersebut," tambahnya.

Baca Juga: PLN Surabaya Utara Gencarkan Billing Management Jelang Idul Adha

Ia juga mengaku telah melakukan pemeriksaan di berbagai titik. Di antaranya di Surabaya, Jembatan Suramadu serta Bangkalan. Pemeriksaan telah dilakukan sejak kemarin sore hingga hari ini.

"Kami terus berupaya agar bisa secepatnya melakukan perbaikan agar pasokan segera biaa normal kembali," ujarnya.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Untuk menyampaikan adanya pemadaman, pihaknya juga sudah membuat skema pemadaman secara bergantian. Agar masyarakat tidak mengalami pemadaman dalam waktu yang cukup lama.

"Sudah kami siapkan jadwalnya, setiap wilayah akan padam selama tiga jam secara bergantian," imbuhnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.