Kamis, 18 Jun 2026 22:20 WIB

Kesaksian Jukir Penyelamat Pemuda Coba Gantung Diri di Depan Polsek Gubeng

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 03 Feb 2023 18:24 WIB
Nanang Krisdiyanto, jukir Polsek Gubeng yang menyelamatkan pemuda gantung diri (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Nanang Krisdiyanto, jukir Polsek Gubeng yang menyelamatkan pemuda gantung diri (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Nanang Krisdiyanto, juru parkir (jukir) yang menyelamatkan percobaan gantung diri Andi Hardianto (28), pemuda asal Trenggalek mengaku masih gemetar.

Menurut Nanang, korban mencoba gantung diri di pohon mangga depan masjid Polsek Gubeng. Dia masih gemeter, lantaran kejadian ini baru pertama kali dialaminya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Ini masih ngejer (gemeteran) mas. Gimana, wong nggak pernah seperti ini. Tapi alhamdulillah bisa nyelamatin orang," tutur Nanang kepada jatimnow.com, Jumat (3/2/2023).

Nanang menerangkan, sebelum mengetahui aksi percobaan gantung diri itu, ia sedang berada di belakang mapolsek dekat kantin memberi makan burung.

Tiba-tiba ia mendengar teriakan dari seorang perempuan dari depan polsek meminta tolong. Nanang langsung berlari ke depan, dan diberitahu oleh perempuan tadi bahwa ada orang gantung diri di pohon mangga.

"Awalnya ada seorang perempuan teriak-teriak minta tolong. Saya kira korban jambret atau apa. Kemudian saya samperin ternyata dia bilang bahwa ada orang gantung diri di pohon mangga ini. Saya langsung spontan nolongin," terangnya.

Nanang menolong Andi dengan naik ke atas etalase yang ada tepat di bawah pohon mangga. Ia naik dibantu salah satu anggota polisi.

"Pas saya berhasil naik etalase, saya langsung naikkan badan dia (Andi). Tapi berat banget. Saya kemudian ambil gunting, terus saya putus tali tamparnya yang sudah ngikat di lehernya. Terus saya minta bantuan untuk nurunin," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Nanang mengaku bahwa korban telah tergantung di pohon mangga tersebut sekitar lima menitan. Jika ia tak cepat menolong, nyawanya mungkin sudah melayang.

"Itu kalau kira-kira kurang lebih 5 menit tergantungnya. Misal tidak ditolong, nggak tahu seperti apa," ujarnya.

"Wong dia ini kondisinya, tangan tergantung dan kaki tergantung. Nggak pegangan tali tampar. Kepalanya sudah tertunduk. Tangan dan kaki juga sudah lemas. Wajahnya sudah merah biru," sambung dia.

Setelah berhasil menyelamatkan, Nanang sempat bertanya kepada korban, tapi dijawab sangat enteng.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Katanya dia sudah nggak kuat mikir. Pengen mati saja," ungkap dia.

Nanang manambahkan, sebelum kejadian ia sempat melihat korban duduk-duduk di barier di sekitar polsek. Ia tak menaruh curiga, dan mengira orang hendak laporan.

"Saya kira dia mau laporan surat kehilangan atau apa. Dia ada di situ dari pagi, di barier merah. Bingung dia. Saya kan lagi markir. Saya pantau terus. Dia kayak bingung. Terus saya samperin, saya tanya lagi nunggu siapa. Katanya lagi nunggu jemputan, tapi katanya nggak punya uang. Tiba-tiba habis Salat Jumat ternyata dia gantung diri. Kaget saya mas," pungkasnya.

Saat ini, Andi dievakuasi petugas ke Liponsos Surabaya untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Setelah itu diberitahukan ke pihak keluarganya untuk diserahkan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.