Minggu, 14 Jun 2026 21:22 WIB

Kendalikan Harga Beras, Bulog Ponorogo Gelar Operasi Pasar

Antrean warga Ponorogo membeli beras murah dalam operasi pasar yang dilakukan pihak Bulog. (foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Antrean warga Ponorogo membeli beras murah dalam operasi pasar yang dilakukan pihak Bulog. (foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Harga beras di Kabupaten Ponorogo dalam beberapa hari ini terpantau merangkak naik. Berdasarkan pantauan di Pasar Legi, Ponorogo, harga beras medium mencapai Rp12 ribu per kilogram.

Sebagai langkah antisipasi, Bulog menggelar operasi pasar dengan menggelontorkan beras murah mencapai 1,5 ton settiap harinya. Sebanyak 1,5 ton beras itu dijual di lapak Toko Pangan Kita (TPK), lantai 2 Pasar Legi Ponorogo.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kepala Cabang Bulog Ponorogo, Aan Sugiarto menjelaskan bahwa TPK ini merupakan milik bulog. Sehingga beras yang berasal dari bulog dijual langsung ke masyarakat, dengan harga Rp9 ribu per kilogram.

“Untuk beras yang dijual adalah jenis medium. Penjualan di TPK, ada pembatasan, di mana satu orang maksimal membeli dua kantung atau seberat 10 kilogram,” ujar Aan, Kamis (2/2/2023).

Jika ramai, kata dia, warga hanya boleh beli satu kantung per orang dan harus menyetorkan KTP. Namun demikian, pihak Bulog tidak membatasi hanya warga Ponorogo yang bisa membeli, namun warga dari luar kota diperbolehkan berbelanja beras.

“Penggunaan KTP ini agar pembeli tidak bolak-balik. Selain itu, agar tidak didominasi beberapa orang saja,” lanjut Aan.

Baca Juga: Bulog Tulungagung Percepat Penyaluran Bantuan Pangan dan Distribusi Beras SPHP

Selain dijual di TPK, Bulog Ponorogo juga membuka operasi pasar di titik keramaian, yang meliputi Car Free Day (CFD) setiap hari Minggu.

Dalam penjelasannya, Bulog menjual beras di kisaran Rp8.500 hingga Rp8.600 per kilogram. Namun untuk penjualan beras di Pasar Legi disesuaikan dengan harga pasar, dengan harga paling rendah Rp9 ribu per kilogram.

Salah satu warga yang memanfaatkan operasi pasar, Semo tak ingin melewatkan kesempatan itu. Dia rela mengantre untuk mendapatkan satu kemasan beras medium.

Baca Juga: Tertinggi Sepanjang Sejarah, Stok Beras Nasional Capai 5,3 Juta Ton

“Senang, soalnya sekarang beras mahal. Kalau beli di sini syaratnya cuma bawa KTP, satu orang dijatah satu (kantung). Saya sudah membeli sudah tiga kali,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, harga beras di Ponorogo semakin merangkak naik. Harga beras jenis medium awalnya Rp9 ribu kemudian naik menjadi Rp11 ribu per kilogram. Dalam tempo satu bulan, harga beras sudah menembus Rp11,5 per kilogram.

Ahmad Fauzani/jatimnow

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.