Minggu, 21 Jun 2026 02:01 WIB

Kabar Percobaan Penculikan Anak Juga Beredar di Bojonegoro, Begini Faktanya

Anggota Polsek Sumberejo saat mengecek kabar penculikan anak (Foto: Polsek Sumberejo for jatimnow.com)
Anggota Polsek Sumberejo saat mengecek kabar penculikan anak (Foto: Polsek Sumberejo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Kabar percobaan penculikan anak juga sampai di Desa Karangdinoyo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro. Polisi menyebut informasi itu belum bisa dipastikan kebenarannya.

Kabar bermula dari sebuah gambar tangkapan layar percakapan pribadi orangtua korban dengan salah satu tetangga melalui pesan WhatsApp yang tersebar dan viral di media sosial.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Percakapan itu menceritakan tentang seorang sang anak bernama Azka (10) yang hampir menjadi korban penculikan saat perjalanan pulang sekolah.

Kapolsek Sumberrejo, AKP Fatkur Rahman menjelaskan bahwa kabar tersebut adalah sumir atau belum bisa dipastikan kebenarannya. Menurutnya, kabar itu hanya cerita anak yang kemudian disimpulkan oleh orangtuanya.

"Saat ini kondisi anak itu masih dalam keadaan sehat dan aman dalam pengasuhan kedua orangtuanya di rumah," terang Fatkur kepada jatimnow.com, Selasa (31/1/2023).

Menurutnya, dari pengakuan anak SD itu, kejadian bermula saat dia pulang dari SDN Pohwates dengan mengendarai sepeda ontel miliknya. Di tengah perjalanan, dia dihampiri dua orang tak dikenal dengan bersepeda motor yang membujuk untuk ikut dengannya.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

"Ayo ikut om dek," ucap Fatkur menirukan cerita Azka.

Pada dua orang itu berucap, lanjutnya, ada orang melintas sehingga kedua orang asing tersebut berlalu.

"Sesampainya di rumah, kemudian Azka menceritakan kejadian yang menimpanya kepada orangtuanya yang bernama Rini (33) dan kemudian dia menceritakan kepada Diana (34) tetangganya melalui aplikasi percakapan WhatsApp," bebernya.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

"Usai menceritakan melalui WhatsApp tersebut, kemudian viral setelah Diana mengunggahnya di status WhatsApp," sambung dia.

Atas peristiwa tersebut, Fatkur menghimbau kepada seluruh orangtua untuk memberi pengertian kepada anaknya agar tidak mudah percaya dan mau dengan ajakan orang asing yang baru dikenal.

"Tetap berikan pengawasan kepada anak serta jangan mudah percaya dan menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.