Sabtu, 20 Jun 2026 02:01 WIB

Persekongkolan Dua Pemuda di Surabaya Edarkan Sabu dengan Sistem Kredit

Dua pemuda yang bersekongkol edarkan sabu (Foto-foto: Satnarkoba Polrestabes Surabaya)
Dua pemuda yang bersekongkol edarkan sabu (Foto-foto: Satnarkoba Polrestabes Surabaya)

jatimnow.com - Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap dua pemuda yang bersekongkol mengedarkan narkoba jenis sabu dengan sistem mengangsur atau kredit.

Kedua pemuda asal Surabaya itu adalah JS (23), warga Jalan Kupang Krajan dan DL (23), warga Jalan Banyurip Kidul. Keduanya disergap di sekitar Jalan Kupang Krajan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Dari keduanya tim kami menyita 4,26 gram sabu yang dikemas dua buah plastik klip dan sebuah pipet kaca," ujar Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri, Kamis (26/1/2023).

Juga disita satu bendel plastik klip, kartu ATM BCA, bungkus bekas rokok dan uang tunai Rp465 ribu yang merupakan hasil transaksi sabu yang mereka lakukan.

"Selain itu, dari kedua ponsel keduanya yang kami sita, juga terdapat rekam komunikasi transaksi narkoba yang mereka lakukan," beber Alumni Akpol Tahun 2004 ini.

Daniel menambahkan, berdasarkan informasi masyarakat dan penyelidikan mendalam, timnya menangkap JS usai mengambil ranjauan sabu di gapura kampung tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 1,09 gram sabu berada di dalam saku celananya," ungkap dia.

Kemudian JS dikeler ke dalam rumahnya untuk dilakukan penggeledahan lanjutan, hingga ditemukan satu poket sabu seberat 1,58 gram.

Setelah diinterogasi, tersangka JS mengaku jika barang bukti didapat dari tersangka DL.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Dan pada hari yang sama kami juga berhasil mengamankan DL di rumahnya yang tidak jauh dari rumah JS atau di daerah Banyu Urip Kidul, Surabaya," tambah Daniel.

Sedangkan dalam pemeriksaan, DL mengaku bahwa mereka join bisnis terlarang itu bersama JS. Dan sabu yang mereka jual disuplai seorang berinisial BG, yang saat ini masih diburu.

"JS mengaku telah disuplai dua kali oleh DL pada bulan Desember. Dan DL mengaku disuplai oleh BG dengan sistem bayar setelah barang tersebut habis atau kredit dengan tujuan barang tersebut diperjualkan kembali untuk memperoleh keuntungan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.