Senin, 15 Jun 2026 19:36 WIB

Wejangan Mantan Menag KH Tolchah Hasan untuk Penyebar Hoax

  • Penulis :
  • | Jumat, 09 Mar 2018 23:05 WIB
Prof DR KH M Tolchah Hasan saat menerima kunjungan Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, dikediamannya di Jalan Candirenggo, Singosari, Malang.
Prof DR KH M Tolchah Hasan saat menerima kunjungan Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, dikediamannya di Jalan Candirenggo, Singosari, Malang.

jatimnow.com -  Menteri Agama RI periode 1999-201, Prof DR KH M Tolchah Hasan, memberikan wejangan untuk rakyat Indonesia, terutama bagi penyebar hoax.

Baca Juga: Puluhan Personel Polres Tulungagung Naik Pangkat, Ini Pesan Kapolres

Wejangannya itu disampaikan, saat menerima kunjungan silaturrahmi Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, dikediamannya di Jalan Candirenggo, Singosari, Malang, Jumat (9/3/2018).
 
"Negara Indonesia adalah negara bangsa, negara yang multikultural, yang harus dijaga bersama," kata Prof DR KH Tolchah Hasan.
 
Ia menegaskan, Indonesia berbeda dengan negara-negara di Arab. Katanya, negara di kawasan Arab, masyarakatnya relatif homogen, terdiri dari satu agama, satu suku dan satu budaya.
 
"Di negara lain yang ditanamkan hanya cinta agama. Tapi di Indonesia, selain cinta agama, kita juga diajarkan oleh pendahulu-pendahulu bangsa kita, untuk cinta negara," tuturnya.
 
KH Tolchah juga menyinggung pentingnya toleransi dan kerukunan umat beragama di Indonesia. Katanya, 13 persen warga di Indonesia adalah non muslim. Namun, jumlah itu hampir sama dengan penduduk di negara Malaysia atau Brunei Darussalam.
 
"Untuk itu, tidak ada tempat bagi intoleransi, fitnah, ujaran kebencian dan Hoax, yang berpotensi dapat memecah belah bangsa ini," tegasnya.
 
Menteri Agama di era Presiden Gus Dur ini, mendukung langkah Polri yang menindak tegas secara hukum terhadap intoleransi, radikalisme serta para penyebar fitnah dan hoax.
 
Sementara itu, Kapolres Malang Yade Setiawan Ujung berharap, agar situasi keamanan dan ketertiban di Jawa Timur dan Malang, tetap aman dan kondusif.
 
"Mohon doanya, agar keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Malang tetap aman dan kondusif," harap Ujung.
 
Reporter: Jajeli Rois
Editor: Erwin Y
Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.