Selasa, 16 Jun 2026 19:30 WIB

Pemkot Batu Punya Tim Pemburu Tikus di Pasar Induk Among Tani

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai bersama OPD Pemkot Batu memantau pembangunan Pasar Induk Among Tani. (Prokopim KWB to jatimnow.com)
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai bersama OPD Pemkot Batu memantau pembangunan Pasar Induk Among Tani. (Prokopim KWB to jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) selaku pengelola Pasar Induk Among Tani bakal membentuk tim khusus pemburu tikus.

Tujuannya untuk mengatasi tikus-tikus yang seringkali mengganggu para pedagang. Selain mengatasi masalah hewan pengerat, juga akan mencari solusi lain yang diperlukan untuk menambah kenyamanan pedagang dan pembeli.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

"Upaya kita menjamin tak ada seekor tikus yang berkeliaran tatkala pasar yang memiliki daya tampung 3.306 pedagang itu. Biar pedagang dan konsumen nyaman di pasar induk terbesar ini," ucap Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, Rabu (25/1/2023).

Terlebih saat ini proses pembangunannya masih 85 persen, pihaknya juga bakal meihat apa saja yang perlu dipenuhi sebelum jadwal selesai pembangunan. Sehingga saat selesai peresmian, pasar sudah benar-benar dalam kondisi siap.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Tim pemburu ini terinispirasi di Pasar Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta, yang bersihnya luar biasa. Bahkan ada orang khusus pencari tikus dan kecoa. Hal seperti ini patut dicontoh, dan diadopsi ke Pasar Induk Among Tani, yang besar dan begitu megahnya," katanya.

Perlu diketahui, wajah Pasar Besar Batu bakal tampil baru pada Mei nanti. Aktivitas perekonomian diperkirakan akan kembali berdenyut, setelah proyek revitalisasi Pasar Besar Batu dibiayai APBN bernilai Rp152,7 miliar.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Gedung Pasar Besar Batu didirikan tiga lantai di lahan seluas 4 hektar. Konsep bangunan mengusung gedung bangunan hijau (GBH) yang mengedepankan konsep ramah lingkungan dan bertaraf SNI. Kenyamanan pedagang maupun pembeli pun menjadi prioritas. Berbagai fasilitas penunjang juga disediakan lengkap.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.