Sabtu, 20 Jun 2026 15:48 WIB

Petani Trenggalek Sukses Budidayakan Melon Premium, Pasok Supermarket se-Jatim

Totok saat menunjukkan budidaya melon premium. (Foto: Dok. Kominfo Trenggalek)
Totok saat menunjukkan budidaya melon premium. (Foto: Dok. Kominfo Trenggalek)

jatimnow.com - Totok Siswantoro, warga Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek sukses mengembangkan budidaya melon premium. Melon ini dipasok untuk memenuhi kebutuhan sejumlah supermarket besar dan pasar modern lain di beberapa kota besar di Jawa Timur.

Di saat petani lain beralih menanam padi maupun palawija, Totok bertahan dengan budidaya melon premium yang telah digelutinya 3 tahun terakhir.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Menurut Totok, pangsa pasar melon premium ini masih sangat terbuka luas. Untuk mengembangkan pasar, Totok kini menggandeng petani lain guna menjaring investor.

Harga jual yang tinggi menjadi alasan Totok bertahan di budidaya melon premium. Saat ini harganya mencapai 3 kali lipat dibanding melon biasa.

"Saat ini harnga bisa mencapai Rp17 ribu per kilogram, kalau melon biasa hanya Rp5 ribu saja," ujarnya, Rabu (25/1/2023).

Budidaya melon premium ini menggunakan dua sistem berbeda. Yakni melalui green house serta dan area pesawahan biasa. Sistem budidaya di dalam green house lebih tahan terhadap ancaman hama dan cuaca, sehingga hasil panen akan lebih maksimal.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Meski demikian sistem ini membutuhkan biaya yang lebih besar di awal untuk pembuatan green house. Sedangkan di area pesawahan melon rentan terhadap serangan hama.

"Kalau perawatannya relatif lebih sama dengan melon biasa, tapi harga jualnya yang berbeda," tuturnya.

Kesuksesan dalam budidaya melon premium ini mendapatka apresiasi dari Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin. Pria yang akrab dipanggil Mas Ipin ini berharap petani milenial mau belajar langsung teknin budidaya melon premium ini. Selain memiliki nilai jual tinggi, budidaya ini juga dapat membuka lapangan pekerjaan baru.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Saya berharap dengan cara mengajak para petani milenial untuk belajar langsung menanam dan merawat melon ini bisa membuka lapangan perekonomian baru, rasanya juga sangat manis," pungkasnya.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.