Senin, 08 Jun 2026 17:44 WIB

Belasan Pesilat di Kediri Diamankan Polisi

AKP Rizkika (tengah) menunjukkan barang bukti kasus oknum perguruan silat. (Foto: Humas Polres Kediri/jatimnow.com)
AKP Rizkika (tengah) menunjukkan barang bukti kasus oknum perguruan silat. (Foto: Humas Polres Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Belasan pesilat dari tiga perguruan di Kediri diamankan polisi. Beberapa di antaranya merupakan pelaku pembubaran latihan dan pencurian atribut di Kecamatan Ngadiluwih yang berbuntut panjang.

Kasatreskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra mengatakan saat ini ada 16 pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dengan tiga peristiwa berbeda. Delapan di antaranya masih di bawah umur.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

"Dari situ secara keseluruhan kami menetapkan ada 16 tersangka. Delapam di antaranya anak-anak dan 8 lainnya pelaku dewasa," kata Rizkika , Sabtu (21/1/2023).

Yang pertama, lanjut AKP Rizkika adalah pembubaran latihan disertai pencurian atribut, pada Jumat (30/1/2022) di Wilayah Kecamatan Ngadiluwih. Polisi mengamankan 5 oknum pendekar dari kejadian itu.

Yang kedua adalah buntut pembubaran latihan, terjadi sweeping yang dilakukan oleh perguruan silat lainnya, di hari Sabtu (31/1/2023). Polisi mengamankan 6 orang oknum pesilat.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Yang ketiga adalah adanya arak-arakan dari perguruan silat yang melintas di Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri pada Minggu (15/1/2023).

Saat itu 5 pendekar sempat menganiaya dan mengeroyok salah seorang warga sekaligus anggota dari perguruan silat lainnya.

"Alhamdulillah kita berhasil bergerak cepat dengan bantuan Polres Kediri Kota, Polres Tulungagung dan Polsek setempat. Kami mengamankan total 16 orang oknum pendekar dari 3 perguruan silat besar di Kediri. Semuanya terbukti melakukan tindakan melanggar hukum mulai dari pemukulan dan pencurian seragam latihan," papar AKP Rizkika Atmadha, Sabtu (21/1/2023).

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Rizkika menegaskan bahwa anggota Satreskrim Polres Kediri tidak akan mentolerir adanya aksi anarkis yang tidak hanya dilakukan oleh oknum perguruan silat, namun juga gerombolan pemuda yang mengendarai motor di tengah malam menganggu keamanan dan kenyamanan wilayah hukum Polres Kediri.

"Kami tidak akan mentolerir setiap aksi anarkis yang dilakukan bukan hanya oknum perguruan silat, tapi juga gerombolan pemuda yang mengendarai motor di tengah malam menganggu keamanan dan kenyamanan Polres Kediri," tandas Rizkika.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.