Minggu, 21 Jun 2026 00:32 WIB

Antisipasi Kericuhan Pesilat, Pangdam V Perintahkan Anggota Patroli Malam

Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf (Foto-foto: Rois/jatimnow.com)
Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf (Foto-foto: Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Maraknya kericuhan atau bentrokan antar pesilat di Jawa Timur menjadi perhatian khusus Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, MA.

Jenderal TNI bintang dua asli Madura, Jawa Timur itu menginstruksikan jajaran Kodam V Brawijaya menggelar patroli di malam hari, untuk hadir membantu memberikan rasa aman bagi masyarakat, serta mengantisipasi kericuhan antar pesilat.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

"Anggota diatur patroli setiap malam membackup kepolisian," ujar Farid di sela acara Cangkrukan Pangdam V/Brawijaya bersama insan media se Jawa Timur di lapangan tembak komplek Raider, Surabaya, Kamis (19/1/2023).

Dalam beberapa waktu terakhir ini, banyak terjadi kericuhan atau bentrokan antar pesilat. Juga banyak konvoi motor yang diikuti puluhan hingga ratusan orang yang membawa atribut perguruan silat pada malam hari. Kondisi itu membuat warga khawatir dan tidak nyaman.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Farid berharap warga dapat menjalankan aktivitasnya di malam hari tanpa dilanda rasa ketakutan dan kekhawitaran.

"Saya berharap di sini juga bisa seperti di luar negeri, bisa jalan di malam hari," tutur peraih gelar Master dalam bidang security study di University of Hull, Inggris itu.

Farid memastikan bahwa Kodam V Brawijaya siap membantu kepolisian dan bersinergi dengan berbagai stakeholder untuk menjadikan Jawa Timur untuk meminimalisir kericuhan antar perguran silat.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Kita akan cari solusi untuk mendamaikan mereka," terang Alumni AKMIL Tahun 1991 itu.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.