Selasa, 16 Jun 2026 01:04 WIB

Handphone Siswi SMKN Ponorogo Meledak, Berikut Kronologinya

Anggota Unit Reskrim Polsek Slahung melakukan olah TKP di SMKN Slahung, Ponorogo. (foto: Humas Polres Ponorogo for jatimnow.com)
Anggota Unit Reskrim Polsek Slahung melakukan olah TKP di SMKN Slahung, Ponorogo. (foto: Humas Polres Ponorogo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Siswi kelas XII SMKN Slahung Ponorogo berinisial CE harus dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Harjono lantaran terkena ledakan handphone miliknya.

“Kejadiannya kemarin. Waktu pelajaran agama di kelas korban,” ujar Humas SMKN Slahung, Agus Dwi Purnomo, Kamis (19/1/2023).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dia menjelaskan bahwa handphone yang meledak merupakan milik korban. Dalam hal ini, penggunaan handphone atau ponsel di sekolah bukan hal yang istimewa. Terlebih pembelajaran tidak tertumpu pada buku konvensional.

"Kurikulum yang ada kan memanfaatkan media digital. Masing-masing guru mapel (mata pelajaran) berhak memanfaatkan handphone. Kebetulan mayoritas siswa sudah mempunyai,” katanya.

Penggunaan handphone bisa dimanfaatkan untuk mencari materi atau tugas. Juga sebagai solusi untuk variasi agar proses pembelajaran tidak jenuh, dengan memanfaatkan internet dari gadget masing-masing.

Sementara, Kapolsek Slahung AKP Haryono mengatakan pihak kepolisian telah melakukan olah TKP handphone meledak. Hasilnya adalah korban sempat mengisi ulang daya handphone di dalam kelas.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Sebelum meledak, korban sempat men-charge handphone. Setelah bel pelajaran masuk, handphone dicabut dan disimpan di meja," tegas mantan Kapolsek Ngebel ini.

Saat pelajaran agama Islam, lanjutnya, korban berusaha menghidupkan kembali lantaran dianjurkan untuk menggunakan ponsel.

Tetapi, kata dia, handphone saat menyala mati kembali. Selanjutnya korban meletakannya di atas meja. Tidak lama kemudian korban memegang handphone.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

“Saat itulah, handphone langsung meledak, seketika korban melemparnya ke bawah bangku dalam keadaan terbakar. Selanjutnya api dipadamkan dengan cara disiram. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Ponorogo,” pungkasnya.

Ahmad Fauzani/jatimnow.com

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.