Minggu, 21 Jun 2026 10:10 WIB

Latar Belakang 191 Anak di Ponorogo Ajukan Dispensasi Nikah Sepanjang 2022

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - 191 anak di Ponorogo mengajukan dispensasi nikah pada Tahun 2022. Dari jumlah itu, 176 permintaan dikabulkan oleh pengadilan agama (PA) setempat.

"Ini PR (pekerjaan rumah) bersama. Kalau bisa tahun depan jangan ada lagi dispensasi nikah. Kalaupun ada angka jangan signifikan," ujar Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, Selasa (17/1/2023).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kang Giri—sapaannya mengatakan bahwa munculnya angka ratusan itu dikarenakan berubahnya undang-undang perkawinan. Dulunya mengatur mereka yang perlu dispensasi nikah berusia 16 tahun, saat ini 19 tahun.

"Jadi perubahan aturan itu juga menjadi faktor menjadikan banyak angka dispensasi nikah," terangnya.

Kang Giri menyebut bahwa Pemkab Ponorogo akan melakukan mapping untuk mengetahui di kecamatan mana yang paling banyak mengajukan dispensasi nikah. Di Bumi Reog sendiri tercatat ada 21 kecamatan.

"Kami akan libatkan semua, mulai dari kepala desa sampai camat. Faktor apa yang menyebabkan banyaknya pengajuan dispensasi nikah," tambah dia.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Menurut Kang Giri, langkah selanjutnya adalah ketika sudah hamil, yang bisa dilakukan adalah bagaimana anak yang dilahirkan tidak stunting. Kemudian orangtua yang terlanjur hamil duluan tetap melanjutkan pendidikan.

"Sekolahnya juga harus lanjut. Karena putus sekolah, harus punya hak untuk memperoleh pendidikan. Kejar paket jadi solusi," tegasnya.

Perihal informasi bahwa anak-anak yang mengajukan dispensasi nikah adalah anak dari TKI, Kang Giri menyebut bukan itu saja.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Banyak faktor, bukan karena anak TKI saja," pungkasnya.


Reporter: Ahmad Fauzani

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.